Tag Archives: boma nara kasura

Video Ki Purbo Asmoro – Gojali Suta


boma-kresna

Sebuah Video pagelaran wayang dari dalang Ki Purbo Asmoro dengan lakon “Gojali Suto”. Kiriman dari mas Durahman Kedu Gantiwarno Klaten,

Menceritakan perseteruan keluarga yang kemudian mengakibatkan pertempuran antara Gojali (Bapak) dan Suta (Anak)

Saya upload di Page FB “Paguyuban Pecinta Wayang

RIWAYAT BOMA NARA SURA DAN PARA KSATRIA YANG BERPERI-LAKU CANDHALA DAN NISTHA….


by Bram Palgunadi on Tuesday, September 4, 2012 at 10:38am ·

Sesaat setelah Raden Suteja didaulat menjadi Raja di Kerajaan Traju-Trisna, setelah menaklukkan Prabu Bomantara.

Raden Suteja atau Raden Sitija versi Yogyakarta yang gagah….

Cerita aslinya, di masa lampau (ratusan tahun yang lalu), ditulis dalam bentuk karya sastra yang berjudul ‘Kakawin Boma Kawya’. Sedang cerita gubahannya, yang jauh lebih populer di kalangan para penggemar wayang, seringkali dimainkan dalam suatu pagelaran wayang kulit purwa, memakai judul cerita (lakon) ‘Boma Gugur’, ‘Samba Juwing’, atau ‘Gojali Suta’. Cerita yang berpusat pada tokoh Boma ini, merupakan salah satu cerita wayang, yang boleh dikatakan paling banyak versinya.


Raden Suteja, setelah berhasil mengalah Prabu Bomantara, tak sadar lalu berubah peri-lakunya, karena kerasukan sukma Prabu Bomantara yang bertabiat jahat.

Meski pun demikian, setelah ditelusuri, dalam khazanah pagelaran wayang, cerita yang berpusat pada tokoh Boma ini, sebenarnya terdiri atas empat cerita berbeda (tetralogi), yaitu cerita 1) ‘Suteja Takon Bapa’, 2) ‘Rebut Kikis Tunggarana’, 3) ‘Samba Juwing’, dan 4) ‘Gojali Suta’ atau ‘Boma Gugur’. Cerita ‘Suteja Takon Bapa’ dan ‘Rebut Kikis Tunggarana’, biasanya ditampilkan dalam dua cerita yang benar-benar berbeda. Namun, dua cerita yang terakhir, yaitu cerita ‘Samba Juwing’ dan ‘Boma Gugur’, seringkali digabungkan menjadi satu cerita, meski pun sebenarnya merupakan dua cerita yang terpisah.

Boma saat masih muda dan bergelar Raden Suteja atau Raden Sitija.

Cerita ‘Suteja Takon Bapa’ secara ringkas menceritakan saat Raden Suteja (Boma saat masih muda) mempertanyakan siapakah ayahnya yang sebenarnya, dan berusaha menemukan jati dirinya. Pada episode ini, Raden Suteja diminta oleh para dewa, untuk memerangi seorang raja raksasa yang bernama Prabu Bomantara dari Kerajaan Trajutrisna. Cerita ‘Rebut Kikis Tunggarana’, menceritakan peperangan antara Bomanarakasura dengan Gathutkaca, memperebutkan wilayah tak bertuan yang disebut ‘Kikis Tunggarana’. Cerita ‘Samba Juwing’, merupakan bagian yang boleh dikatakan paling menarik dan sangat terkenal, karena menceritakan perselingkuhan Raden Samba, adik tiri Bomanarakasura, dengan Dewi Hagnyanawati, isteri Bomanarakasura; yang berakhir dengan kematian Raden Samba dan Dewi Hagnyanawati. Sedangkan cerita ‘Gojali Suta’, menceritakan peperangan besar antar saudara, yang awalnya dipicu oleh persaingan antara Gathutkaca dengan Bomanarakasura, yang diperuncing dengan peristiwa dipilihnya Gathutkaca sebagai panglima wadyabala Pandhawa dalam Perang Barata-Yudha. Pada episode ini, Bomanarakasura yang merasa lebih sakti dan merasa lebih berhak menjadi panglima perang dibanding dengan Gathutkaca, karena kecewa, akhirnya menantang semua saudara dan bahkan ayahandanya sendiri (Prabu Kresna). Episode ini, berakhir dengan kematian Bomanarakasura di tangan ayahandanya sendiri. Itulah urutan ‘riwayat’ Bomanarakasura secara ringkas, sejak muda sampai akhirnya gugur. Continue reading RIWAYAT BOMA NARA SURA DAN PARA KSATRIA YANG BERPERI-LAKU CANDHALA DAN NISTHA….