Tag Archives: basudewa

Wawancara eksklusif bersama Arjuna (33)


BASUDEWA RAJA solo A 01

“nDara, bagaimana ceritanya tentang istri tercinta nDara Sumbadra ?”

“Wah … panjang Gong jalan ceritanya. Penuh lika likunya. Kamu tahu siapa Sumbadra itu ?”

“Lha inggih pasti tahu ta. Ndara Sumbadra itu putra putrinya Prabu Basudewa raja negri Mandura. Tapi yang saya heran, mengapa waktu kecil dulu sering disebut Rara Ireng ya, ndara ?”

“Aku sendiri dulu nggak lihat Gong, cuman katanya memang dulu tuh waktu kecilnya Sumbadra sering dipanggil Rara Ireng lantaran, katanya lho Gong, katanya dulu wis ireng … elek … bau lagi. Katanya lagi, setelah menjelang dewasa kok berangsur-angsur berubah menjadi jelita, kulitnya jadi kuning langsat, wajahnya ayu bersinar, membuat hati ini jadi terpana”

“Kalau menurut garis keturunan, nDara sebenarnya lebih muda dari nDara Sumbadra kan ?”

“Benar Gong. Ibu Kunti adalah adik dari Prabu Basudewa. Kamu tahu Gong, siapa saja putra dari pakde Basudewa ?”

“Kalau nggak salah, dengan Dewi Mahindra lahir Kakrasana, dari Dewi Badraini mempunyai anak nDara Narayana dan nDara Sumbadra, serta satu lagi Udawa. nDara Udawa itu dari siapa nggih ndara ?”

“Ini sebenarnya rahasia Gong, tapi sudah menjadi pengetahuan umum … he he he … Media gosip juga nggak berani memberitakan ini. Udawa itu, ibunya adalah Nyai Sagopi”

“Lha kok bisa begitu ndara ?”

“Nyai Sagopi itu sebenarnya cuma wiraswara kraton Mandura saja. Tapi menjadi favorit keluarga kerajaan karena suaranya sangat merdu dan menyentuh kalbu dan tariannya juga sungguh sangat indah dan menyenangkan hati bagi sesiapa yang mendengar atau melihatnya. Pun wajahnya dikaruniai keindahan ala rakyat kebanyakan. Hanya dengan busana sekedarnya saja, kecantikannya tidak terbantahkan. Hal-hal inilah yang menyebabkan Pakde terpesona dan kemudian dinikahi secara siri. He he he … tapi dasar Pakde, masih ingat juga bahwa dia juga mempunyai tiga istri yang sah, maka sewaktu sudah hamil, maka direkayasalah untuk diserahkan kepada demang Antagopa di Widarakandang.”

“Oh gitu ya nDara, terus siapa lagi istri yang satu lagi dari nDara Basudewa, kok ndak berputra?”

“Bude Maerah Gong. Sebenarnya Bude mempunyai seorang anak yang bernama Kangsa. Namun kenyataannya, Kangsa itu adalah anak dari Prabu Gorawangsa, seorang raja raksasa dari Guwabarong. Kalau dirunut jalan ceritanya, Bude Maerah nggak salah-salah amat karena diapun diperdaya oleh si Gorawangsa yang menyaru sebagai Prabu Basudewa saat sang prabu sedang berburu di hutan.”

“Terus gimana nDara ?”

“Si Gorawangsa akhirnya ketahuan juga, tapi sudah terlambat, ternyata Bude Maerah hamil. Terus dibuang ke tengah hutan dan ditolong oleh Resi Anggawangsa hingga melahirkan seorang bayi yang berwujud raksasa, yaitu Kangsa tadi”

“Ooo .. begitu ya ndara. Tentunya bakal ramai setelah itu.” Continue reading Wawancara eksklusif bersama Arjuna (33)

Jati Diri Kepemimpinan Kresna (15)


Permusuhan Narayana dengan Kangsa

Kresna banyak terlibat dalam beberapa cerita, berkedudukan sebagai tokoh sampingan, tokoh pelengkap dan tokoh utama. Berikut ini beberapa cerita yang melibatkan Kresna sabagai tokoh utama. Cerita permusuhan Narayana dengan Kangsa dimuat dalam beberapa cerita atau lakon. Antara lain dalam cerita Kangsadewa, Kangsa Adu Jago dan Kangsa Adu-adu. Isi ketiga cerita itu hampir sama, yaitu cerita sejak Kangsa merebut atau meminta Kerajaan Mandura dari kekuasaan Basudewa. Kemudian kerajaan itu berhasil direbut kembali oleh Kakrasana (nama Baladewa sewaktu muda) dan Narayana (nama Kresna sewaktu muda). Isi ringkas yang dimuat dalam cerita Kangsadewa sebagai berikut:

krisna15
Dewi Maherah yang sedang hamil tua tidak jadi dibunuh oleh Harya Prabu Rukma. Ia ditolong Bagawan Anggawangsa dan diajak ke pertapaan Wisarengga. (karya herjaka HS 2008)

Pada suatu ketika Raja Basudewa pergi berburu ke Hutan Kumbina. Sepeninggal raja ke hutan, datanglah raja Gorawangsa dari Negara Guwabarong yang menyamar wujud Basudewa masuk ke istana Mandura. Basudewa palsu tersebut berhasil memikat isteri Basudewa asli yang bernama Maherah.

Continue reading Jati Diri Kepemimpinan Kresna (15)