Srigati Bambang

Bambang Srigati anak Prabu Seta ialah Hyang Wisnu waktu sebagai raja di Medangkamulan Karena kesaktiannya ia diminta oleh Dewa membantu memerangi Prabu Watugunung yang merusak Suralaya. Prabu Watugunung binasa dalam perang, itu dengan segala tentaranya. Tetapi setelah Srigati menghadap kehadapan Betara Guru, murkalah Betara Guru itu, karena dahulu ibu Srigati oleh kehendak Betara Guru akan diperisterinya. Ada peribasa Jawa sedumuk batuk, senyari bumi, artinya seujung jari yang mengenai dahi, dan selebar jari yang mengenai bumi, akan jadi sebab yang besar pada manusia. Mengibaratkan kemurkaan orang yang sebesar-besarnyalah orang yang berebut antara wanita dan bumi.

BENTUK WAYANG

Bambang Srigati bermata jaitan, hidung mancung, rambut terurai gimbal (bergumpal-gumpal). Sunting waderan, berselendang, berkain kerajaan, bercelana panjang. Berselendang akan tanda bahwa ia kesatria berjiwa pendeta.

Sedjarah Wayang Purwa, terbitan Balai Pustaka juga tahun 1965. Disusun oleh Pak Hardjowirogo.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Media Berbagi Para Pecinta Wayang

%d bloggers like this: