Limbuk

Limbuk adalah anak Cangik, seorang dayang, puteri kerajaan. la berbadan gemuk dan kuat. Lagak lagu Limbuk ini genit dan selalu berhias sebagaimana emaknya. Kegemukan Limbuk ini sering menjadi perumpamaan bagi gadis yang berbadan. dan gemuk. Limbuk dimainkan sebagai lawakan yang jenaka. dan tiap tiap kali dimainkan selalu dalam adegan minta kawin dan lalu dinasihati oleh emaknya supaya mempelajari hal kepandaian wanita lebih dulu. Jalan Limbuk waktu dimainkan diikuti suara gendang, menggambarkan bahwa Limbuk seorang wanita berbadan besar yang, bertingkah laku serba janggal.

BENTUK WAYANG

Limbuk bermata keran, hidung kepik, sanggul gede dikembangi, bersubang besar (Jawa: suweng blong), kain batik slobog dengan berkain dodot.
Limbuk bersuara besar seperti suara laki-laki diikuti dengan keletahnya.

Sedjarah Wayang Purwa, terbitan Balai Pustaka juga tahun 1965. Disusun oleh Pak Hardjowirogo.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Media Berbagi Para Pecinta Wayang

%d bloggers like this: