Citramuka, Prabu

PRABU CITRAMUKA atau Prabu Salva (Mahabharata) adalah raja negara Swantipura. Ia telah bertunangan dengan Dewi Amba, putri sulung Prabu Darmahambara dengan Dewi Swargandini, raja negara Giyantipura. Rencana perkawinannya gagal karena Dewi Amba ikut dijadikan putri boyongan oleh Dewabrata/Resi Bisma, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura.

Untuk membela kehormatanna, Prabu Citramuka menghadang perjalanan rombongan Dewabrata untuk merebut kembali Dewi Amba. Usahanya gagal karena dalam suatu peperangan ia dapat dikalahkan oleh Dewabrata, bahkan nyaris mati terbunuh kalau saja tidak diselamakan oleh Dewi Amba yang memintakan pengampunan kepada Dewabrata. Namun ketika atas kemauan dan permintaan Dewi Amba, Dewabrata menyerahkan putri Giyantipura itu kepadanya, Prabu Citramuka menolaknya. Alasannya, Dewi Amba telah sepenuhnya  menjadi milik Dewabrata yang telah berthasil mengalahkannya dalam peperangan. Akibat dari penolakkannya inilah maka akhirnya Dewi Amba secara tak sengaja mati terbunuh oleh panah Dewabrata yang lepas dari busurnya.

Ada beberapa versi tentang akhir kehidupan Prabu Citramuka. Disebutkan Prabu Citramuka mati dalam peperangan melawan Resi Bisma ketika ia mengerahkan pasukan Swantipura menyerang negara Astina. Sementara kisah lain menceritakan, Prabu Citramuka mati terbunuh oleh Resi Parasurama atas permintaan Dewi Amba

Advertisements

One thought on “Citramuka, Prabu”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Media Berbagi Para Pecinta Wayang

%d bloggers like this: