Category Archives: Ki Seno Nugroho

Ki Seno Nugroho – Parikesit Lahir


Parikesit

Berikut kami kirimkan audio wayang dari dalang-dalang Yogyakarta yang koleksinya kami dapatkan langsung dari lokasi.

Ijinkan RSP mengucapkan terima kasih kepada Bapak Teguh, Kepala Dukuh Bonorejo Gulurejo Kulonprogo atas segala bantuannya.

Selamat menikmati !

Radio Suara Parangtritis

Pentas di Kagungan nDalem Sasono Hinggil Dwi Abad Alun-Alun Selatan Yogyakarta, 9 Nopember 2013

link audionya di sini 

Ki Seno Nugroho : Wisanggeni Gugat


Ki Seno Nugroho
(RSP AM828 Yogyakaarta)  Masyarakat Nelayan TPI Mina Bahari 45 Pantai Depok Parangtritis Kretek Bantul Yogyakarta, di penghujung akhir tahun 2014 tepatnya pada hari Kamis Wage, 6 Nopember 2014 telah menyelenggarakan Tasyakuran Sedekah Laut bagi Nelayan TPI Wisata Mina Bahari 45 Depok Parangtritis Kretek Bantul Yogyakarta. Acara seperti ini merupakan agenda tahunan masyarakat setempat di setiap Jum’at Kliwon di bulan Muharam.
Pengunjung yang menyaksikan rangkaian acara ini begitu luar biasa banyaknya. Dari sejak Kamis Pagi 6/11/2014 komplek TPI Depok sudah dipenuhi pengunjung. Hingga pukul 14.00 WIB saat acara Kirab Budaya dimulai, pengunjung yang datang semakin bertambah banyak. Ini terbukti dari Makanan Bungkus Daun (Nuk – Bhs. Jawa) yang disiapkan sebanyak 7.500 ternyata kurang banyak.

Continue reading Ki Seno Nugroho : Wisanggeni Gugat

Ki Seno Nugroho – Gareng Mantu


Ki Seno Nugroho

Saya sharing kiriman dari teman berupa pagelaran wayang bersama Ki Seno Nugroho dengan mengambil lakon “Gareng Mantu”

Audio filenya dapat diunduh disini :

Part 1: http://www.sendspace.com/file/5uh7zo
Part 2: http://www.sendspace.com/file/7sv1tc
Part 3: http://www.sendspace.com/file/fcaidj
Part 4: http://www.sendspace.com/file/6hyqp9
Part 5: http://www.sendspace.com/file/jqudsu
Part 6: http://www.sendspace.com/file/ifemid
Part 7: http://www.sendspace.com/file/ci8euz

Sekilas tentang Sang Dalang :

SENO NUGROHO lahir di Yogyakarta, pada 23 Agustus 1972. Agamanya Islam. Ia lulus dari dari sekolah Menengah Kesenian Indonesia, Yogyakarta, pada 1991. Seno dikaruniai seorang anak putri, Ia tinggal di Jl. Mangunsarkoro No. 52, Yogyakarta.

Seno belajar mendalang sejak umur 10 tahun. Seringkali ia ikut ayahnya saat mendalang. Seno kecil sangat kagum terhadap Ki Mantheb Sudharsono meskipun belum saat itu belum tersentuh teori-teori pedalangan. Sekolah Menengah Kesenian, Yogyakarta selanjutnya membentuknya menjadi dalang. Ia mendalang untuk pertama kali, dikampungnya, pada usia 15 tahun.

Seno mampu menguasai dan mampu memadukan dua gaya pakeliran Yogyakarta dan Surakarta. Garap pakelirannya sangat menonjol dalam garap catur. Spontanitas mengalir dalam dialog yang dibawakan selama pentas, menggelitik, lucu, dalam penuh makna. Rata-rata pentas dalam satu bulan untuk hari-hari biasa antara 2 dan 3 kali. Pada bulan Agustus dan September rata-rata pentas sampai 20 kali lebih. Undangan pentas yang diterimanya biasanya datang dari institusi atau lembaga. Daerah pentasnya, meliputi Jawa dan luar Jawa. Bahkan, ia pernah ke Balanda dan Belgia bersama koreografer Miroto mengadakan kolaborasi tari dan wayang. Sedangkan, daerah penggemarnya yang terbanyak ada di Yogyakarta.

Seno belum mempunyai sanggar pedalangan sendiri. Tetapi sesekali beberapa orang asing belajar mendalang padanya. Ia juga mempunyai kelompok karawitan sendiri yang diberi nama “Wargo Laras”. Anggotanya kurang lebih 50 orang.

Untuk tarip dalam pentas secara profesional menentukan jumlah rupiahnya, yaitu: di dalam kota antara 10 sampai dengan 15 juta, di luar propinsi antara 20 sampai dengan 25 juta. Untuk pentas di luar Jawa, ia menetapkan tarif antara 25 sampai dengan 40 juta dengan peralatan pergelaran dipersiapkan oleh tuan rumah. Selain profesinya sebagai dalang, Seno juga sering kali mendapat order sebagai koreografer tari, iringan tari, dan penata lakon.

Sebagai dalang yang cukup tenar Seno mempunyai kiat dalam kesuksesannya, yaitu memanfaatkan peran media masa. Seno juga dalang yang mempunyai kesadaran baca tinggi. Beberapa buku dibacanya, antara lain buku-buku lakon, naskah dan gagrag pedalangan, buku-buku sastra, dan biografi seniman.

Tokoh favoritnya dalam wayang adalah panakawan. Seno bukanlah Seni jika tanpa hadirnya Semar, Petruk, Gareng, dan Bagong. Sedangkan, lakon apa saja yang menampilkan panakawan menjadi favoritnya seperti Semar Mbangun Kahyangan. Sedangkan, dalang yang menjadi tokohnya yaitu, Ki Manteb Sudharsono, Ki Purbo Asmoro dan Ki Nartosabdo. Khusus kepada Purbo Asmoro karena garap pakelirannya sangat komplek, dapat digarapnya dengan baik.

Pengalaman menarik selama menjadi dalang yaitu, pernah pentas di Wonosobo, hanya diiringi oleh penggender dan gendang saja, karena diperkirakan sudah ada nayaga dari tuan rumah. Sedangkan, keluhan selama menjadi dalang yaitu ketika penonton atau penanggap meminta kemampuan yang lebih dari Seno saat pentas. Permintaaan ini sangat membebani Seno untuk tampil sebagaimana adanya.

Bima Tanding adalah salah satu sanggit lakon yang pernah dibuatnya semasa reformasi. Disamping itu, ia juga pernah mengarang gending-gending, utamanya gending dolanan.

Sumber : http://wayang.wordpress.com/2010/03/06/ki-seno-nugroho/

Ki Seno Nugroho Lakon Semar Mbangun Kahyangan live


Dari Mas : Darmanto NPA 11.01.0087

Sharing Audio Wayang kulit Lakon Semar Mbangun Kahyangan live dengan dalang Ki Seno Nugroho.

Kadang sutresno PPW khususnya, lan pecinta wayang pada umumnya. Kali ini Radio Suara Parangtritis AM 828 KHz di Yogyakarta, berkesempatan lagi untuk berbagi Audio Wayang kepada anda semuanya. Setelah pernah sebelumnya kami posting Dalang Ki Seno Nugroho – lakon Wahyu Jitabsara (live), masih dari dalang yang sama Ki Seno Nugroho lakon Semar Bangun Kayangan. Lakon boleh sama, tapi beda dalang pasti akan beda rasanya….Yang ini rekaman live pada saat acara Syawalan 1432 H bersama Pamong dan Masyarakat Desa Jatirejo, Kecamatan Lendah, Kabupaten Kulonprogo yang dilaksanakan pada tanggal 25 September 2011.
Berikut untuk mendengarkan audio wayang :

Ki Seno Nugroho “Wahyu Jitabsara”


SENO NUGROHO lahir di Yogyakarta, pada 23 Agustus 1972. Agamanya Islam. Ia lulus dari dari sekolah Menengah Kesenian Indonesia, Yogyakarta, pada 1991. Seno dikaruniai seorang anak putri, Ia tinggal di Jl. Mangunsarkoro No. 52, Yogyakarta.

Seno belajar mendalang sejak umur 10 tahun. Seringkali ia ikut ayahnya saat mendalang. Seno kecil sangat kagum terhadap Ki Mantheb Sudharsono meskipun belum saat itu belum tersentuh teori-teori pedalangan. Sekolah Menengah Kesenian, Yogyakarta selanjutnya membentuknya menjadi dalang. Ia mendalang untuk pertama kali, dikampungnya, pada usia 15 tahun.

Seno mampu menguasai dan mampu memadukan dua gaya pakeliran Yogyakarta dan Surakarta. Garap pakelirannya sangat menonjol dalam garap catur. Spontanitas mengalir dalam dialog yang dibawakan selama pentas, menggelitik, lucu, dalam penuh makna. Rata-rata pentas dalam satu bulan untuk hari-hari biasa antara 2 dan 3 kali. Pada bulan Agustus dan September rata-rata pentas sampai 20 kali lebih. Undangan pentas yang diterimanya biasanya datang dari institusi atau lembaga. Daerah pentasnya, meliputi Jawa dan luar Jawa. Bahkan, ia pernah ke Balanda dan Belgia bersama koreografer Miroto mengadakan kolaborasi tari dan wayang. Sedangkan, daerah penggemarnya yang terbanyak ada di Yogyakarta.

Seno belum mempunyai sanggar pedalangan sendiri. Tetapi sesekali beberapa orang asing belajar mendalang padanya. Ia juga mempunyai kelompok karawitan sendiri yang diberi nama “Wargo Laras”. Anggotanya kurang lebih 50 orang.

Untuk tarip dalam pentas secara profesional menentukan jumlah rupiahnya, yaitu: di dalam kota antara 10 sampai dengan 15 juta, di luar propinsi antara 20 sampai dengan 25 juta. Untuk pentas di luar Jawa, ia menetapkan tarif antara 25 sampai dengan 40 juta dengan peralatan pergelaran dipersiapkan oleh tuan rumah. Selain profesinya sebagai dalang, Seno juga sering kali mendapat order sebagai koreografer tari, iringan tari, dan penata lakon.

Sebagai dalang yang cukup tenar Seno mempunyai kiat dalam kesuksesannya, yaitu memanfaatkan peran media masa. Seno juga dalang yang mempunyai kesadaran baca tinggi. Beberapa buku dibacanya, antara lain buku-buku lakon, naskah dan gagrag pedalangan, buku-buku sastra, dan biografi seniman.

Tokoh favoritnya dalam wayang adalah panakawan. Seno bukanlah Seni jika tanpa hadirnya Semar, Petruk, Gareng, dan Bagong. Sedangkan, lakon apa saja yang menampilkan panakawan menjadi favoritnya seperti Semar Mbangun Kahyangan. Sedangkan, dalang yang menjadi tokohnya yaitu, Ki Manteb Sudharsono, Ki Purbo Asmoro dan Ki Nartosabdo. Khusus kepada Purbo Asmoro karena garap pakelirannya sangat komplek, dapat digarapnya dengan baik.

Pengalaman menarik selama menjadi dalang yaitu, pernah pentas di Wonosobo, hanya diiringi oleh penggender dan gendang saja, karena diperkirakan sudah ada nayaga dari tuan rumah. Sedangkan, keluhan selama menjadi dalang yaitu ketika penonton atau penanggap meminta kemampuan yang lebih dari Seno saat pentas. Permintaaan ini sangat membebani Seno untuk tampil sebagaimana adanya.

Bima Tanding adalah salah satu sanggit lakon yang pernah dibuatnya semasa reformasi. Disamping itu, ia juga pernah mengarang gending-gending, utamanya gending dolanan.

(diambil dari Blog Wayang Indonesia)

Berikut ini Radio Suara Parangtritis AM 828 Yogyakarta mempersembahkan salah satu rekaman live Ki Seno Nugroho dengan lakon Wahyu Jitabsara

  1. http://www.4shared.com/audio/WE2EvZfQ/Wahyu_Jitabsara_01_Seno_Nugroh.html
  2. http://www.4shared.com/audio/IXUPIAyD/Wahyu_Jitabsara_02_Seno_Nugroh.html
  3. http://www.4shared.com/audio/S_Runkdy/Wahyu_Jitabsara_03_Seno_Nugroh.html
  4. http://www.4shared.com/audio/vl2iDtaS/Wahyu_Jitabsara_04_Seno_Nugroh.html
  5. http://www.4shared.com/audio/ffDjwzqk/Wahyu_Jitabsara_05_Seno_Nugroh.html
  6. http://www.4shared.com/audio/3izCJiL9/Wahyu_Jitabsara_06_Seno_Nugroh.html
  7. http://www.4shared.com/audio/rBSuJnJn/Wahyu_Jitabsara_07_Seno_Nugroh.html
  8. http://www.4shared.com/audio/o3lnNvHo/Wahyu_Jitabsara_08_Seno_Nugroh.html
  9. http://www.4shared.com/audio/BAVYTUkG/Wahyu_Jitabsara_09_Seno_Nugroh.html
  10. http://www.4shared.com/audio/1509tGT5/Wahyu_Jitabsara_10_Seno_Nugroh.html
  11. http://www.4shared.com/audio/GQuLDyh8/Wahyu_Jitabsara_11_Seno_Nugroh.html
  12. http://www.4shared.com/audio/dPYsgWs2/Wahyu_Jitabsara_12_Seno_Nugroh.html