KNS – Sawitri Satyawan


sawitri_solo

Lakon ini adalah unggahan Mas Bram Palgunadi yangmerupakan pagelaran wayang bersama Ki Nartosabdho dengan judul “Sawitri Satyawan”

Pagelaran wayang ini, menceritakan kisah sendu Dewi Sawitri, putri Raja Aswa-Pati, dari Kerajaan Madra. Dewi Sawitri nan cantik dan baik budi itu, ternyata belum juga mempunyai pasangan hidup. Padahal, ia sudah cukup umur. Ayahandanya, suatu ketika bertitah, supaya Dewi Sawitri pergi mencari seorang calon suami. Merasa malu atas perkataan ayahandanya, Dewi Sawitri memutuskan untuk pergi berkelana ke dalam hutan.
Di dalam hutan itulah, ia ditakdirkan bertemu dengan seorang pria muda yang tampan, bernama Radyan Setiawan, anak seorang pertapa, yang bernama Brahana-Raja Jumat-Sena. Brahmana-Raja Jumat-Sena, dahulu merupakan seorang raja dari Kerajaan Syalwa. Namun, karena ia cacat (matanya buta), ia mudah dikalahkan musuh, dan karenanya kerajaannya lalu diduduki musuh. Maka, Sang Jumat-Sena lalu mengundurkan diri, membawa seluruh keluarganya pergi ke hutan, dan menjadi seorang pertapa.

Saat Dewi Sawitri bertemu ayahandanya dan menceritakan pertemuannya dengan Radyan Setiawan, ayahandanya sangat gembira. Tetapi, kunjungan Bathara Naradha ternyata membawa berita tak menggembirakan. “Setiawan hanya akan berumur setahun lagi….” Mendengar hal itu, Dewi Sawitri bersedih, tetapi ia tetap memilih Radyan Setiawan sebagai suaminya. Ayahandanya, tak bisa menolak keinginan puterinya itu, meskipun ia sudah meminta berulang-ulang supaya mencari pria lain sebagai suami.

Selepas pernikahan agung, Dewi Sawitri diboyong ke pertapaan di dalam hutan, untuk menjalani kehidupan barunya. Ringkas cerita, empat hari sebelum ajalnya tiba, Radyan Setiawan dan Dewi Sawitri pergi ke hutan berdua. Di hutan itulah, Radyan Setiawan menemui ajalnya tepat saat mereka berdua bertemua dengan Bathara Yama, sang pencabut nyawa. Tetapi, atas kebaikan hati, kemuliaan budi pekerti Dewi Sawitri, Bathara Yama akhirnya bersedia mengembalikan kehidupan Radyan Setiawan yang sebenarnya sudah berakhir.

Kemuliaan hati, kehalusan rasa, kesetiaan, pengorbanannya, serta cintanya yang luar biasa dan tak ada bandingannya; telah membalikkan seluruh kehidupan Dewi Sawitri. Ini adalah cerita tentang jalan hidup seorang wanita yang patut dijadikan teladan. Dan, Ki Narto Sabdho almarhum dengan grup karawitan Condong Raos-nya, menggelar cerita yang luar biasa ini dalam suatu pagelaran wayang kulit purwa masa lampau, yang amat sangat luar biasa.

Maka bersiap-siaplah menikmati rekaman audio pagelaran wayang kulit purwa ini, semalam suntuk. Lengkap dengan derai air-mata, rasa sendu, rasa sedih, rasa bahagia, penuh pelajaran kehidupan, dan penuh dengan wejangan kehidupan yang tiada tara. Semuanya disampaikan lengkap, mengalir begitu saja, seperti alur kehidupan kita sebagai manusia di alam janaloka.

Cerita tentang Sawitri yang pernah diunggah :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s