Legenda Aswatama


Aswatama india 2

Pernahkah Anda mendengar tentang pahlawan abadi dari Mahabharata yang sampai dengan saat ini masih hidup ? Lho, kok ? Tapi epik Mahabharata berisi dengan cerita-cerita dan kejadian yang penuh misteri. Setiap kisah dalam epik memiliki misteri yang melekat padanya sehingga membuatnya menjadi epik terpanjang di dunia dan menarik.

Sebagian orang menyatakan bahwa Mahabharata sebagai cerita yang sangat membingungkan. Hal ini disebabkan karena Mahabharata memiliki banyak tokoh karakter dan masing-masing karakter berhubungan antara satu dengan yang lain. Epik Mahabharat ini memiliki begitu banyak karakter legendaris seperti Pandawa, Drupadi, Kauravas dll., padahal masih banyak karakter lain yang dapat dibahas namun tidak terlalu melegenda. Salah satu karakter yang kurang dikenal tersebut adalah Aswatama.

Aswatama india
Aswatama adalah karakter dari Mahabharata yang masih diyakini hidup dan berkeliaran di Bumi hingga kini. Banyak orang telah mengaku pernah melihat pahlawan itu masih hidup. Apakah rumor ini benar atau tidak, kisah Aswatama memang layak dibaca.

Tentang Aswatama

Aswatama adalah anak Dronacharya, guru dari kedua Pandawa dan Korawa. Aswatama lahir dari hubungan antara Dronacharya dan istrinya Kripi. Sejak kelahirannya, Aswatama memiliki permata yang tertanam di dahinya. Permata itulah yang menjadi sumber dari segala kekuatannya. Aswatama tumbuh menjadi seorang pejuang pemberani yang berpengalaman baik dalam memanah maupun keterampilan perang lainnya.

Aswatama Dalam Mahabharata

Selama perang Mahabharata, Aswatama berpihak kepada Korawa bersama dengan ayahnya. Drona sangat mencintai anaknya Aswatama. Saat ia mendengar desas-desus dalam perang bahwa Aswatama telah meninggal, Dronacharya sangat terpukul dan kemudian duduk bermeditasi. Dan pada saat itulah dia dibunuh oleh Dhristadyumna.

Membalas dendam adalah hal yang kemudian dilakukan Aswatama. Aswatama kemudian membunuh semua lima anak dari Dropadi pada malam terakhir perang Mahabharata, berpikir bahwa ia telah membunuh Pandawa. Ketika ia menyadari kesalahannya, ia  kemudian mengarahkan senjata paling ampuhnya, Brahmastra, untuk membunuh Pandawa. Tapi hal itu dihentikan oleh Vyas dengan bijak untuk memintanya menarik senjata ampuhnya itu. Namun Aswatama tidak tahu bagaimana cara untuk menarik senjata kembali. Jadi, sebagai upaya terakhir, ia mengarahkan Brahmastra untuk membunuh putra Abimanyu yang belum lahir dalam rahim Uttara, dengan maksud memutus silsilah para Pandawa.

Marah oleh perilaku Aswatama itu, Krishna kemudian mengutuknya bahwa ia akan berkeliaran di bumi tiada akhir, membawa beban dosa-dosanya. Dia tidak akan pernah menerima cinta atau disambut oleh siapa saja. Krishna juga meminta dia untuk menyerahkan permata dahinya dan mengutuk bahwa sakit yang diakibatkan dari penghapusan permata itu, tidak akan pernah sembuh. Dengan demikian, Aswatama menjelajah di Bumi untuk mencari keselamatan.

x09-ashwatthama-immortal.jpg.pagespeed.ic.9fIBRk0dwq

Apakah Aswatama masih hidup ?

Beberapa orang telah mengklaim bahwa mereka pernah melihat Aswatama. Seorang dokter di Madhya Pradesh pernah menerima pasien dengan luka yang tak tersembuhkan di dahinya. Dia diberi beberapa obat-obatan untuk menyembuhkan luka tetapi tidak dapat menyembuhkan. Jadi, dokter itu dengan santai mengatakan bahwa ia kagum dengan luka yang begitu awet dan tidak dapat disembuhkan. Seperti luka yang tak tersembuhkan dari Aswatama. Mengatakan hal ini dokter itu tertawa dan kemudian berbalik kebelakang untuk mendapatkan bungkus obat itu. Ketika dokter itu kembali, pasien tadi telah lenyap.

Legenda lain tentang Aswatama, bahwa ada sebuah desa Indian dekat Burhanpur, di mana ada sebuah benteng yang disebut Asirgarh. Menurut penduduk setempat, Aswatama masih datang dan menawarkan bunga ke Lingga Shiva di benteng, setiap pagi. Beberapa orang telah mengaku melihat Aswatama berjalan dan hidup di antara suku-suku di kaki bukit Himalaya. Apakah Aswatama masih hidup atau tidak, legenda ini terus hidup hingga nanti entah kapan kan berakhir. Prajurit gagah berani dengan akhir yang tragis karena ego dan ketidaktahuannya.

Sumber :  http://www.boldsky.com/yoga-spirituality/faith-mysticism/2014/legend-of-immortal-ashwatthama-alive-039278.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s