Wawancara eksklusif bersama Arjuna (8)


Heru Mintaraga Digoda

Dewi Tunjungbiru adalah batari yang cerdas dan bersifat murah hati, setia dan penyabar. Dewi Tunjungbiru pernah diperintahkan oleh Sanghyang Manikmaya untuk turun ke marcapada, menitis sebagai putri Bathara Kandikota (turunan ke-empat dari Sanghyang Darmajaka). Dalam penitisannya itu ia menikah dengan Prabu Arya, raja negara Duryapura. Dari perkawinan tersebut, Dewi Tunjungbiru mempunyai seorang putra yang diberi nama, Dasarata. Putranya ini kelak menikah dengan Dewi Kusalya, pewaris tahta negara Ayodya, dan menurunkan Ramawijaya.

Warsiki mempunyai arti ‘seorang yang amat unggul akan kecantikannya’. Dewi Warsiki adalah satu dari empat puluh orang putri Sanghyang Nioya dengan Bathari Darmastuti.

Batari Gagarmayang adalah bidadari keturunan Sang Hyang Triyarta. Ia mempunyai saudara kembar bernama Batari Prabasini. Meskipun memiliki bentuk badan ceking, namun karena kecantikan dan daya sensualnya yang tinggi, Batari Gagarmayang oleh Sang Hyang Manikmaya ditetapkan sebagai salah satu dari tujuh bidadari upacara di Suralaya.

Ketujuh bidadari nan jelita tadi, segera ngejawantah turun ke bumi melaksanakan tugas yang diberikan oleh Batara Indra. Seperti yang sudah-sudah, keyakinan untuk sukses menggoda titah yang sedang bertapa selalu melekat di benak mereka. Jangankan tujuh orang, lha wong satu saja dari mereka maju, maka kata sukses akan selalu diperoleh. Dengan keelokan wajah dan kemolekan tubuh yang mereka miliki, mana ada titah yang tak tergoda. Sekali lirik dan memberikan senyum manis saja, mana sanggup seorang titah arcapada berjenis kelamin pria tak terpikat.

Maka segeralah mereka menuju gunung Indrakila, dan didapatkannya seseorang tengah khusyu bertapa. Satu persatu batari-batari tadi memperhatikan objek sasaran tugas mereka. Dan satu persatu seketika terpesona oleh keelokan rupa wajah sang pertapa. Wajah nan rupawan tanpa cela, memancarkan cahya lembut menyejukan sukma. Mata melekat hati tercekat nafsu terpikat.

Namun mereka segera tersadar bahwa sedang dalam mission of duty, sedang dalam rangka menjalankan tugas. Tugas harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Maka masing-masing berperan dalam episode sang penggoda. Masing-masing mengeluarkan aura keunggulannya, masing-masing menampakan daya pikatnya. Wajah nan rupawan, senyum nan menawan, tubuh molek nan membiuskan, berseliweran di sekeliling goa MIntaraga itu. Harum mewangi kembang kembang nan membangkitkan nafsu birahi, suasana syahdu sendu merayu, terhampar di sekelilingnya.

Gerak langkah dan tindakan batari batari itu, desah, suara merdu merayu nan mendayu, seumpama disaksikan oleh manusia biasa yang kebetulan melihatnya, tentu bakal menimbulkan gejolak yang luar biasa. Sudah menjadi kodrat dan sifat dari manusia, bahwa mereka dikaruniai nafsu birahi terhadap lawan jenis. Tuhan telah menciptakan keindahan yang melekat pada diri seorang wanita, dan suatu hal yang wajar bila kemudian seorang pria merasa tertarik dan terhanyut dalam nafsu yang menggelora. Pelampiasan nafsu tadi, sungguh merupakan kenikmatan yang tiada tara yang tak tergantikan dengan nikmat melahap makanan lezat seumpamanya. Oleh karenanya Gusti Allah telah memberikan jalan untuk menikmatinya melalui sebuah lembaga yang bernama ‘perkawinan’.

Tlah sekian lama para batari itu menggoda Sang Mintaraga tanpa hasil. Peluh mulai membasahi dahi-dahi nan bening, mulut nan manis mulai ditarik keatas karena rasa jenuh tlah muncul, mengkal hati mulai menyebar di dada masing-masing bidadari dan semangat untuk memperoleh hasil maksimal mulai memudar seiring dengan tetap keukeuhnya Sang Ciptaning. Jangankan beranjak, mata terbuka saja tidak !!!

Putus harapan para jelita itu. Gagal sudah tugas mereka. Seolah sudah sepakat, akhirnya mereka mengakhiri misi menjadi sang penggoda tadi. Sebelum kembali ke suralaya untuk melaporkan hasilnya kepada pemberi tugas, dipandangi sekali lagi sosok diam dihadapan mereka itu. Semakin kagum mereka pada Sang Mintaraga dan tak kuasa mereka tuk menahan hati yang tlah tertambat !

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s