Ki Sugino Siswocarito : Gareng Dadi Ratu


Oleh: MasPatikraja
Post yang ke 100

Cerita carangan dari Ki Sugino kalau kita perhatikan mempunyai kemiripan satu sama lain. Kita ambil contoh disini adalah yang berhubungan dengan lakon yang kali ini akan kami share kepada teman teman. Cerita antara Gareng Dadi Ratu, Durna Gemblung dan Gareng Larung atau Wader Bang Sisik Kencana.

Semua lakon yang saya sebut adalah menceritakan Pendita Durna yang masih saja mengincar Srikandi setelah sekian lama Srikandi dipersunting oleh Raden Arjuna

Raden Janaka ketamuan Pendita Druna dan Prabu Baladewa. Pandita Druna memancing di air keruh ketika Wara Sembadra sedang sakit. Ia menuduh Srikandi sebagai biang dari sakitnya Wara Sembadra

Kali ini seperti lakon Durna Gemblung, Pendita Durna memancing di air keruh. Ketika istri tua Arjuna sedang menderita sakit, maka Durna menuduh bahwa Srikandi-lah yang menjadi penyebab sakitnya Wara Sumbadra. Nah disinilah awal cerita yang kalau kita perhatikan sama antara Gareng Dadi Ratu dan Durna Gemblung.

Kemudian pada lanjutan cerita, Gareng menjadi rol dari cerita ketika Durna menginginkan atinya Gareng, maka pada cerita ini Gareng juga disia-sia sehingga harus dibuang ke samudra.

Cerita ini walaupun seri 2 nya hilang tapi anggap saja di jejeran pertama nDwarawati, sama dengan adegan Durna Gemblung. Bedanya bila Durna Gemblung yang diminta oleh caraka adalah Dewi Jembawati prameswari Prabu Kresna, tetapi di lakon ini, yang diminta oleh caraka dari Timbul petahunan adalah Kembang Cangkok Wijayakusuma.

Caraka dari sebrang adalah utusan dari Prabu Pandu Pragola dari negara Timbul Petahunan, yang bernama Patih Pandu Banawa. Tentu saja anak Kresna, Samba Wisnubrata dan adik Kresna,  Setyaki tidak terima. Maka terjadi kekerasan diantara pihak nDwarawati dan utusan dari negara Timbul Petahunan

Dikisahkan kali ini ada bantuan dari caraka dari negara Timbul Petahunan, Togog Wijanamantri. Pada saat Patih Pandu Banawa sedang tanding dengan Harya Setyaki, Togog bergerak kedalam gedong pusaka. Tentu saja tidak dengan ujud Togog, tetapi ia sebagai seorang dewa telah berganti ujud dengan memba Prabu Batara Kresna.

Disinilah trade mark lakon-lakon dari Ki Sugino. Penciptaan kerumitan cerita yang dilakonkan melengkapi kelihaian menciptakan emosi karena kemampuannya membumbui cerita dengan selera lokal, telah menjadikannya maestro pedalangan Banyumasan.

Kembali ke cerita Gareng Dadi Ratu.Dalam cerita ini juga terjadi Sembadra sedang nandang raga alias sakit. Seribu cara dan srana telah diusahakan oleh suaminya, yaitu Arjuna dan bahkan kakak Sumbadra, Baladewa, tlah sampai juga menengok keadaan adiknya.

Oleh bujukan pendita Durna, Arjuna yang begitu berbakti kepada gurunya, menuruti kemauan gurunya itu. Pendita Durna menuduh sakitnya Sumbadra adalah oleh sebab kelakuan Srikandi istri muda Arjuna. Padahal sebetulnya Durna yang masih dendam kepada Srikandi karena tolakan cintanya ketika itu. Arjuna yang kemudian percaya seratus persen dengan kata guru, bahkan dengan teganya mengusir istrinya yang muda itu.

Dengan alasan sarana untuk menyembuhkan sakitnya Wara Sumbadra ketinggalan, Pandita Durna pamit dulu kepada Prabu Baladewa dan Arjuna untuk kembali ke Sokalima. Padahal maksud Pandita Druna adalah mengejar Wara Srikandi yang dalam perjalan pulang kerumah orang tuanya di Pancalaradya.

Gareng Ratu – Koleksi Mas Agus “Mahesa Jenar” Wiyarto

Nah, pada saat Durna sudah meninggalkan Madukara tempat kesatriyan Arjuna, datang eyangnya dari Wukir Rahtawu, yaitu Resi Abiyasa. Tapi Resi Abiyasa yang datang itu adalah Abiyasa tiruan dan bermaksud untuk membawa Wara Sumbadra dari Madukara. Disinilah biasanya kerumitan skenario Ki Sugino berawal.

Anda tertarik untuk mengikuti cerita selanjutnya? Klik saja disini

9 thoughts on “Ki Sugino Siswocarito : Gareng Dadi Ratu”

  1. Alalala . . . dawa temen jenenge. Tela koh kang suwe. Tapi lakon kiye sih jane wis suwe disimpen neng maspatikrajadewaku.worpress.com. Angger wis mateng nembe disuguhena karo kamase Prabu.
    Maturnuwune sami-sami tekade mpun diparingi ngampil kasete.

  2. HOLAH….INYONG JAN BUNGAH BANGET INYONG DADI WONG BANYUMAS………..
    BUDAYANE WONG BANYUMAS JAN BENER BENERENDAH…….
    MATUR SEWU NEMBAH NUWUN NIKI LAH SEDOYO PORO PENGGEMAR MAS PATIKRAJA/ MBAH GINO…..
    KANG TANSAH NGURI.URI BUDAYA JAWI KANG ADILHUNG…..

  3. Inyong kangelan arep ngunduh. gung liwang liwung gulih bingung. nangendi file’e kiye sig kang…..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s