Re piu 2


Sebentar lagi counter di “Blog Stats”, sepertinya besok, insya allah akan menunjukan angka tiga juta hits. Berdasarkan perhitungan dari data statistik harian, rata-rata hits antara 5-6 ribuan. Sehingga angka 2,994,924 akan menuju kepala 3 di hari esok.

Loh .. ternyata angka di atas kalau dilihat-lihat angka menarik juga ya, hanya ada 3 angka yaitu 2, 4 dan 9. Ah … hanya deretan angka saja nggak perlu di utak utik lagi he he he ….

Bagi saya pribadi sebenarnya tidak terlalu mempersoalkan masalah angka pencapaian tertentu. Lha wong blog ini dapat konsisten saja saya sudah merasa berbahagia kok. Tentu masih banyak kekurangan dari tampilan dan konten blog ini yang terlihat maupun yang tersamar, meskipun saya sudah dibantu oleh beberapa admin lain yang secara rutin mengunggah posting sehingga konten blog tetap terjaga konsistensinya.

Sebagai contoh, galeri wayang yang disertai dengan gambar dan penjelasan singkatnya masih jauh dari lengkap. Sepertinya perlu banyak data dan waktu khusus untuk menyusunnya dan itu sepertinya belum ada kesempatan saja. Juga maunya sih konten semakin lengkap dilihat dari jenis unggahan seperti pagelaran wayang, cerita wayang, referensi wayang dan konten-konten lain yang berbau budaya wayang.

Sebaiknya sih semakin banyak yang berpartisipasi maka konten akan semakin lengkap dan menarik. Namun kami sadari bahwa untuk membuat pengunjung yang notabene “kurang” mengerti atau menyukai wayang menjadi tertarik untuk singgah dan kemudian lebur dalam komunitas ini, merupakan suatu upaya yang harus dilakukan dengan cerdas, butuh kesabaran ekstra dan bersikap nothing to loose dan mempunyai derajat ke-istiqomah-an yang tinggi. Serbuan budaya pop dan budaya yang serba instan yang deras mengalir di hampir semua keseharian kita, pastinya memberi kontribusi yang besar akan semakin tersisihnya budaya lokal warisan leluhur semisal wayang ini, menuju pinggir dan mungkin suatu saat akan tersisih dan hilang dari peredaran.

Media cetak, media audio, media visual, dan media-media lain disekeliling kita merangsang dan mengarahkan kepada kita untuk memiliki gaya hidup hedonisme, berlaku konsumtif dan melihat segala sesuatu berdasarkan kesenangan, manfaat yang short term dan kadang keindahan yang semu.

Lho … kok malah ngladrah he he he ….

Banyak sih sebenarnya keinginan yang baru sebatas angan yang nggak tahu kapan akan terwujud, seperti misalnya database para dalang sejak jaman baheula hingga jaman kiwari, dokumentasi pagelaran-pagelaran wayang yang pernah dilakukannya. Sebagai contoh misalnya KNS, berapa sih rekaman beliau yang pernah launching ke masyarakat beserta data tentang waktu, pendukung pagelaran, cerita, behind the scene-nya dan data-data lainnya. Begitupun dalang-dalang lain yang mungkin generasi sekarang belum pernah mendengarnya. Wow …. kalau dapat memiliki itu tentu sangat berharga untuk warisan anak cucu kita kelak, sekalian membantu pemerintah yang lagi duduk manis, anteng belum tergerak semangatnya untuk take in action he he he ….

Ada juga keinginan untuk mencoba membuat “wayang untuk anak” dengan tujuan men-sosialisasikan budaya lokal kepada anak-anak kita tercinta agar dikemudian hari masih ada rasa memiliki akan budaya tersebut. Lha kalau nggak dikasih pemahaman yang benar sesuai dengan dunia mereka, ya … mereka pasti akan lebih memilih film kartun atau lagu-lagu pop dewasa atau bahkan sinetron-sinetron yang tidak mendidik dan mematikan kreatifitas mereka.

OK … mudah-mudahan kita semua mampu berbuat lebih baik lagi dihari depan sebagai kontribusi kita kepada bangsa yang kita cintai ini melalui upaya nation character building  … ceileee .. gaya banget ….

Dan …. yang baru mampu kami berikan adalah konten blog ini, ditambah milis PPW dan FB PPW yang mudah-mudahan dapat dijadikan sebagai media yang didalamnya kita dapat memperoleh manfaat.

Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak, para admin yang dengan sukarela bekerja tanpa lelah mewarnai blog dan milis, para pecinta wayang baik terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi selalu meramaikan dunia wayang maya, para pembaca yang setia, para pendatang baru yang berupaya untuk lebih memahami budaya ini, serta pihak-pihak lain yang tentunya membuat tujuan kita tetap terjaga konsistensinya.

Matur nuwun, hatur nuhun, Terima kasih

Salam

Prabu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s