Video Ki Suwarjono – Sekar Tunjung Seta


Masih dari koleksi yang saya refer dari Maindul. Wayang banyumasan bersama Ki Suwarjono dengan judul “Sekar Tunjung Seta”.

Jalan ceritanya saya ambil dari link ini

Sekar Tunjung Seta

Dalam pisowanan agung di keraton Dwarawati, raja keraton Mandura prabu Baladewa dengan begawan Durna disaksikan oleh patih Udawa menghadap ke prabu Kresna. Prabu Baladewa mengutarakan niat bertamunya untuk meminta prabu Kresna/ Harimurti meminta mencari wasiat Sekar Tunjung Seta yang menjadi sebuah pertanda, bahwa yang memiliki wasiat ini yang akan memenangkan perang besar Kurawa dan Pandawa yaitu Baratayudha Jayabinangun. Wasiat ini ini berada ditangan Batara Wisnu yang berada Kayangan Untara Segara, yang bisa mengambil cuma prabu Kresna. Karena prabu Baladewa sudah berjanji ke prabu Duryudana untuk bisa membawa wasiat Sekar Tunjung Seta, maka Prabu Kresna didesak untuk menyerahkan wasiat tersebut kepadanya.

Belum prabu Kresna berangkat menhadap ke Batara Wisnu, datanglah utusan Pandawa yaitu Ki Lurah bawor. Dengan menyampaikan bahwa Pendawa mengingat prabu Kresna tentang Sekar tunjung Seta. Prabu Baladewa pun marah dan Ki lurah Bawor diajak peperangan di palagan peperangan. Akhirnya Raden Wisanggeni menolong Bawor dengan meragasukma/nitis ke Bawor sehingga dalam peperangan dengan Baladewa bisa mengimbangi.

Di lain tempat di Candi Bungawan, begawan Sidik Purnomo sedang bercengkrama dengan cucunya raden Bambang Irawan, yang sedang mempunyai persoalan tentang keterlibatannya apakah dirinya juga akan terlibat dalam perang agung Baratayudha, tergugah jiwa kesatriyaannya untuk membela negara Amarta? Namun begawan Sidik Purnomo hanya menyarankan untuk bertanya kepada prabu Kresna, karena hanya dia yang tahu tentang hal ini. Sehingga pamitlah Bambang Irawan yang merupakan anak raden Janaka dengan Dewi Palupi ke keraton Dwarawati.

Dalam perajalanan Bambang Irawan ketemu dengan Ratu Sobrah Lambangan, Prabu Gento Dewo pihak Astina. Akhirnya peperangan dengan prabu Gento Dewa tidak bisa dihindarkan, namun tidak bisa melawan Bambang Irawan. Akhirnya Durna menghasut raden Bambang Irawan, untuk memperdayai ki Lurah Semar.

Akhir adegan ditutup dengan strategi punakawan Bawor, Gareng, dan Petruk dengan menyamar untuk menghalangi jatuhnya Sekar Tunjung Seta ke pihak Kurawa. Dengan strategi tersebut akhirnya wasiat Sekar Tunjung Seta jatuh ke tangan Pandawa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s