KHS Seta Gugur


Setelah menjalani masa pembuangan 12 tahun dan masa penyamaran 1 tahun dengan “sukses”, maka Pandawa kemudian menuntut kepada Duryudana untuk mengembalikan haknya atas negri Indraprasta dan separuh  wilayah Astina.

Upaya jalan damai melalui utusan-utusan yang dikirim oleh Pandawa menemui kegagalan karena sikap keras kepala dan angkuhnya Duryudana. Meskipun sesepuh-sesepuh negara seperti Bhisma, Begawan Durna, Widura, Kripta telah menasehati agar berdamai dengan saudaranya Pandawa, Suyudana tetap keukeuh untuk mempertahankan setiap jengkal tanah Astina dari tangan Pandawa.

Pertama kali yang menjadi duta adalah Kunti kemudian Prabu Drupada dan akhirnya Prabu Kresna. Semua ditolak oleh kesombongan Suyudana. Kebencian kepada Pandawa begitu pekat sehingga membutakan nalar dan hati nuraninya. Bahkan nasehat ayah bundanyapun, Adipati Destarastra dan Dewi Gendari,  tiada digubris.

Hingga akhirnya tidak dapat dicegah perang saudara meledak. Perang besar yang tidak hanya melibatkan antara Pandawa dan Kurawa namun juga raja-raja tetangga  yang mendukung kedua pihak.

Dan di awal-awal perang itulah, Senapati Pandawa “Seta” menemui ajalnya sebagai ksatria di tangan Senapati Astina “Bhisma”.  Sebuah awal perang yang menyedihkan bagi Pandawa dan sebaliknya membuat Duryudana semakin yakin akan keputusannya.

Silahkan nikmati Audio Babak awal perang Bharatayuda itu “Seta Gugur

Passwordnya dapat dilihat di Milis Paguyuban Pecinta Wayang

Advertisements

15 thoughts on “KHS Seta Gugur”

  1. Kagem Mas Prabu, nyuwun ngapunten Mas anggenipun damel sandi password mbotensah ngagem garis ngandap kemawon Mas, kulo ngunduhipun via hp 3G, kulo kangelan nulisse Mas, kados sandi engkang gampang mawon Mas, nek saget dipun ganti Mas…Matur suwun…

  2. suwun Mas Prabu, ternyata hp aku mbaca passwordnya beda, sakniki sampun saget sedoyo, matur suwun Mas Prabu mp3nipun wayang pak Gito swargi…

  3. Matur nuwun. Kiranya hanya itulah kata yang pantas bisa saya sampaikan kepada Mas Prabu yang sudah terlalu banyak memberi kepada warganya (warga milis) sehingga rasanya tak akan mampu kami membalasnya atas “suguhannya” yang teramat lengkap dan beragam serta “tak terbatas” di blok ini. Semoga Gusti Allah akan paring balasan yang lebih baik. Amiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s