KHS Kresna Obong


Jejer di Negara Astina.

Raja Astina, Duryudana, sedang membahas masalah kenegaraan bersama Sengkuni, Begawan Durna, raja Awangga Prabu Karna.

Prabu Duryudana berkeluh-kesah tentang keadaan dirinya dan para Kurawa dalam menatap perang Baratayuda kelak. Bagaimana selama ini para pandawa selalu memperoleh keberuntungan dan kurawa selalu menjadi pecundang. Duryudana kemudian meminta usul kepada yang hadir untuk mendapatkan suatu cara agar di perang yang akan terjadi nanti, Kurawa dapat memenangkannya.

Seperti biasanya, Begawan Durna selaku guru negara Astina kemudian memberikan penjelasan lebar dan saran-sarannya.

Diungkapkan oleh Durna bahwa Pandawa selalu sukses dan menuai keberuntungan adalah berkat dua hal.

Hal pertama adalah karena adanya panakawan. Semar, Gareng, Pertuk dan Bagong serta para Pandawa saling menghormati dan mengasihi. Meskipun kedudukan panakawan adalah sebagai abdi bagi majikannya, namun para Pandawa mengangkat derajat mereka dengan mendudukannya sebagai “pamomong”. Panakawan sering dimintai saran dan kata-katanya selalu didengar dan dilaksanakan. Sehingga panakawan-pun sangat mencintai para Pandawa dan menumpahkan segala daya dan kemampuan untuk keberhasilan majikannya.

Hubungan antara abdi atau rakyat dengan penguasa di Amarta sangat erat dan indah. Terjalin tali yang mengikat mereka dalam kebersamaan dan saling membutuhkan. Bagaimana dengan di Astina ?

Hal kedua yang membuat Pandawa kuat adalah keberadaan Prabu Kresna. Kresna-lah yang selalu memberikan terang di jalan gelap yang tengah dilalui Pandawa, memberikan sarana dan cara untuk mengurai kekusutan Pandawa dan selalu melindungi Pandawa dari HTAG musuh. (Ingat pelajaran P4 dulu, HTAG-Hambatan Ancaman Tantangan dan Gangguan)

Untuk melemahkan Pandawa, lanjut Durna, salah satu dari dua komponen kekuatan Pandawa itu, panakawan dan Kresna, harus DIMUSNAHKAN.

Berdasarkan informasi dari intel-nya Astina, Prabu Kresna sekarang sedang bertapa di Balekambang. Dan saat inilah yang paling baik untuk menghilangkan Kresna dari dunia Pandawa yaitu dengan membunuhnya.

Oleh karenanya kemudian Prabu Duryudana memerintahkan Karna, Sengkuni dan Durna dengan membawa pasukan Astina untuk nglurug ke Balekambang dengan maksud melenyapkan Kresna.

Ikuti kelanjutan cerita “Kresna Obong” oleh Ki Hadi Sugito yang cukup menarik dan disertai dengan sentilan-sentilan guyon ala KHS.

Advertisements

10 thoughts on “KHS Kresna Obong”

  1. Hehehe,
    Kagem poro sutresno, sabar ya…
    Saya yakin pak prabu, ingkang kagungan ndalem sampun berusaha keras…
    Pengalaman pribadi, Unggah file rata-rata 400 mega, perlu waktu. Suuuuweeeeeeeeeeeeee…. tenan.
    (wakakaka, seploke duwe konco kulon kali, tambah repot wakne durno)

    ____
    :) jane pun siap ning nggih niku … rada di encret-encret … men sing mampir kene ngarep-arep
    Selain itu saya juga menghormati yang telah ngirim koleksi yang banyak ini
    nek dibruk-e langsung, kesannya kurang asyik …..

    Rak yo ngono to wake durno ?

  2. ojo kok upload, download wae suwene ora jamak! sedino entuk selakon wis top tenan…

    nggih boten dicuni?

    1. He he he …. niku menghormati ingkang sampun dadosaken kaset dados MP3
      Menawi awake dhewe gari DL, lha nek sing duwe ?
      Kudu goleki kasete trus tuku trus nyiapake compo, komputer, jack
      Trus ngrekam, trus ngedit dst …
      Awake dhewe mung DL tok karo leyeh-leyeh
      Rak nggih mekaten tomas budi ?

    1. Agar setiap pendownload mempunyai rasa tanggung jawab, rasa memiliki terhadap budayanya dengan mengedepankan rasa kebersamaan dan ikut bergabung dengan saudara-saudaranya yang telah mendharmakan tenaga dan pikirannya untuk blog ini, sandi-sandi telah disediakan di Milis PPW.

  3. mas patikraja, kulo badhe DL malih lampahan niki ning kok mboten wonten link-ipun nggih?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s