KHS : A.N.T.A.S.E.N.A


Masih bersama Ki Hadi Sugito. Sekarang tentang Antasena, anak Werkudara.

Dikoleksi sebelumya sudah ada lakon tentang kelahiran Antasena dan Antasena Ngraman.

Kali ini kami sharing masih tentang Antasena :

Password 4shared silahkan lihat di Milis Paguyuban Pecinta Wayang

http://id.wikipedia.org/wiki/Antasena

Anantasena, atau sering disingkat Antasena adalah nama salah satu tokoh pewayangan yang tidak terdapat dalam naskah Mahabharata, karena merupakan asli ciptaan para pujangga Jawa. Tokoh ini dikenal sebagai putra bungsu Bimasena, serta saudara lain ibu dari Antareja dan Gatotkaca.

Dalam pewayangan klasik versi Surakarta, Antasena merupakan nama lain dari Antareja, yaitu putra sulung Bimasena. Sementara menurut versi Yogyakarta, Antasena dan Antareja adalah dua orang tokoh yang berbeda.

Akan tetapi dalam pewayangan zaman sekarang, para dalang Surakarta sudah biasa memisahkan tokoh Antasena dengan Antareja, sebagaimana yang dilakukan oleh para dalang Yogyakarta.

Antasena adalah putra bungsu Bimasena atau Wrekodara, yaitu Pandawa nomor dua. Ia lahir dari seorang ibu bernama Dewi Urangayu putri Batara Mintuna. Bima meninggalkan Urangayu dalam keadaan mengandung ketika ia harus kembali ke negeri Amarta.

Antasena lahir dan dibesarkan dalam naungan ibu dan kakeknya. Setelah dewasa ia berangkat menuju Kerajaan Amarta untuk menemui ayah kandungnya. Namun saat itu Bima dan saudara-saudaranya sedang disekap oleh sekutu Korawa yang bernama Ganggatrimuka raja Dasarsamodra.

Antasena berhasil menemukan para Pandawa dalam keadaan mati karena disekap di dalam penjara besi yang ditenggelamkan di laut. Dengan menggunakan Cupu Madusena pusaka pemberian kakeknya, Antasena berhasil menghidupkan mereka kembali. Ia juga berhasil menewaskan Ganggatrimuka.

Antasena kemudian menikahi sepupunya yang bernama Janakawati putri Arjuna.

Antasena digambarkan berwatak polos dan lugu, namun teguh dalam pendirian. Dalam berbicara dengan siapa pun, ia selalu menggunakan bahasa ngoko sehingga seolah-olah tidak mengenal tata krama. Namun hal ini justru menunjukkan kejujurannya di mana ia memang tidak suka dengan basa-basi duniawi.

Dalam hal kesaktian, Antasena dikisahkan sebagai putra Bima yang paling sakti. Ia mampu terbang, amblas ke dalam bumi, serta menyelam di air. Kulitnya terlindung oleh sisik udang yang membuatnya kebal terhadap segala jenis senjata.

Antasena dikisahkan meninggal secara moksa bersama sepupunya, yaitu Wisanggeni putra Arjuna. Keduanya meninggal sebagai tumbal kemenangan para Pandawa menjelang meletusnya perang Baratayuda.

Ketika itu Wisanggeni dan Antasena menghadap Sanghyang Wenang, leluhur para dewa untuk meminta restu atas kemenangan Pandawa dalam menghadapi Korawa. Sanghyang Wenang menyatakan bahwa jika keduanya ikut berperang justru akan membuat pihak Pandawa kalah. Wisanggeni dan Antasena pun memutuskan untuk tidak kembali ke dunia. Keduanya kemudian menyusut sedikit-demi sedikit dan akhirnya musnah sama sekali di kahyangan Sanghyang Wenang.

Advertisements

31 thoughts on “KHS : A.N.T.A.S.E.N.A”

  1. Mas Prabu matur suwun kulo nderek ngunduh ontoseno takon bopo, nmr 1 mboten wonten nggih Mas…suwun…

    ____
    Saking ingkang maringi pun kados mekaten
    Nuwun

  2. Mas Prabu, nyuwun sewu lakon senggono dhuto sampun wonten dereng…?

    ___
    dereng mas, ditenggo kemawon menawi sampun wonten ingkang nyumbang
    nuwun

  3. yang saya tahu, keluarnya Ontoseno untuk mencari bapaknya (Ontoseso Takon bapa) adalah sewaktu Arjuna akan menikahkan Pergiwati dengan Pancawala anak Puntadewa??

  4. Mas Muawan, betul mas. tapi sayang banget nomor 1AB filenya tidak ada. semoga ada yang melengkapi.

  5. mas prabu………. lakon Ontoseno klih wisanggeni mawi paword teng milis ndalem padosi gih????

    ___
    Monggo monggo
    nuwun

  6. mas badhe tangklet, kenapa email saya di masih bouncing di milis , atas nama email joko.black@yahoo.com

    maturnuwun

    ____
    Kalau bouncing biasanya sistem yang melakukan. Tapi saya lihat di bouncing kok nggak ada ya ?
    Dan di members juga belum ada tuh
    coba join lagi dech
    Nuwun

  7. mas ,,,, bade takon,,,,
    kok pas saya buka file milis kosong knp yak????
    apa karena saya baru join???

  8. mas prabu….., ndherek tepang nggih…….!!!!
    mas kok antasena takon bapa gak muncul lagi di 4share nggih…???
    matur nuwun….!!!

    1. Nggih sami-sami
      sugeng pitepangan
      Mboten ngertos niki kok link-ipun berubah …
      Nanging sampun kula update malih
      Cobi malih nggih
      matur nuwun

    2. Nggih sami-sami
      sugeng pitepangan
      Mboten ngertos niki kok link-ipun berubah …
      Nanging sampun kula update malih
      Cobi malih nggih
      matur nuwun

  9. Ndherek ngaturaken Sinopsis Antasena Ratu :

    Syahdan di Kahyangan Suralaya Batara Guru sedang merencanakan untuk membinasakan para Pandawa. Menurut Batara Guru, walaupun tidak disetujui oleh Batara Narada, Para Pandawa mempunyai cacat (sukerta) yang sulit termaafkan sehingga harus dimusnahkan. Jika tidak, maka akan mendatangkan malapetaka bagi para dewa.

    Belum terlaksana rencana para dewa tersebut, datanglah dua kakak beradik Herbanduka dan Dewawicara menghadap Batara Guru. Kedua anak muda ini ingin menanyakan siapa sebenarnya orang tua meraka. Sayangnya, di dalam kitab Jitapsara, tidak tertulis tentang ke dua orang tua mereka. Karena Batara Guru tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan, bahkan malahan atas perintah Batara Guru para dewa bermaksud menghabisi Herbanduka dan Dewawicara. Namun, tanpa disangka para dewa, ternyata dua orang ini mempunyai kesaktian yang luar biasa. bahkan Batara Guru dengan pusaka andalan Kahyangan Suralaya Cis Jaludara bisa dikalahkan dengan mudah oleh Herbanduka.

    Atas kekalahan itu, akhirnya Batara Guru terpaksa menyerahkan tahta Kahyangan kepada Dewawicara sebagai raja di Kahyangan, dan Herbanduka sebagai patihnya.

    Diam-diam Batara Guru memerintahkan Batara Narada untuk mencari jago bantuan yg bisa diandalkan utk mengalahkan Dewawicara dan Herbanduka ke Arcapada. Bantuan yang dimaksud tidak lain adalah para Pandawa, yang sebelumnya sudah direncanakan untuk disirnakan.

    Singkat cerita, banyak titah dari Arcapada yang berminat untuk ikut menanam jasa kepada para dewa dengan cara menyingkirkan Prabu Dewawicara dan Patih Herbanduka. Diantaranya ada Prabu Boma Narakasura, Raden Arjuna, Werkudara, dan Gatotkaca. Namun mereka tidak berhasil mengalahkannya. Malah para kesatria Pandawa itu berhasil dibuat lumpuh dan menjadi tawanan di Kahyangan.

    Atas usaha Prabu Kresna, ditemukanlah jago yang diyakini mampu menandingi kesaktian Dewawicara. Jago itu seorang pandhita yang sedang menjalankan tapa ngrame bernama Resi Jajalsengara. Resi inilah yang akhirnya mengalahkan Dewawicara yang ternyata penjelmaan dari Raden Antasena. Sedangkan Resi Jajal sengara adalah penjelmaan Raden Wisanggeni. Sementara Herbanduka penjelmaan dari Sang Hyang Wenang. Semua itu memang dikehendaki olah Sang Hyang Pada Wenang untuk memberikan pelajaran kepada Batara Guru yang sering berlaku arogan sebagai seorang penguasa yang kuat. Batara Guru pun akhrinya mengakui kekhilafannya dan minta maaf kepada Sang Hyang Wenang dan para Pandawa.

    kurang lebihnya minta maaf.
    Terima kasih.

  10. Saya sudah download beberapa seri Antasena Takon Bapa, yang seri 1 dan 2 tidak ada dan sepertinya belum ada yang melengkapi. Mohon info jika ada warga milis yang mengetahui dimana kita dapat mendownload seri 1 dan 2 tersebut.
    Terimakasih.

  11. Terima kasih saya telah dapat mengunduh Antasena takon bapa dengan baik dan lengkap (16 file) beberapa waktu lalu. Mohon maaf baru pada hari ini bisa mengisi tulisan pada kolom coment ini. Sekali lagi matur nuwun.

    1. mas prabu kulo kok kesulitan nyari paswod pripun teg wilis kulo nganti mumet pripun ngih carane suwon.

  12. Ngunduh ipun wonten pundi, kulo madosi kok dereng pinanggih. Kulo kangen sanget kalihan lakon meniko. Kemutan jaman tasih anem, wekdal semanten tansah nonton ki Dalang Hadi Sugito.

  13. Mas Prabu,

    Saderengipun ngaturaken matur nuwun sanget, kulo sampun saged nderek ngunduh lakon werni-werni. Namung naliko badhe ngunduh Antasena Ratu ingkang no 5 kok mboten saged, nyuwun dipun bantu Mas, pripun caranipun.
    Matur nuwun saderengipun…

  14. Maturnuwun dhumateng Kanjeng Prabu, Kulo pun saget download Ontoseno takon Bapa. Obat kangen nek pas kemutan almarhumah Emak kulo…

  15. ma af sebelumnya mas prabu, nme 11 kok tidak ada dalam daftar ya? kemana saya harus mencari? terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s