KNS : Semar maneges


Jejer Amarta

Prabu Puntadewa, raja Amarta, yang didampingi oleh adik-adiknya yaitu Bima dan arjuna sedang menerima kunjungan Prabu Kresna raja Dwarawati dan Prabu Baladewa raja Mandura.

Setelah saling bersapa dan menanyakan kabar, kemudian Kresna bercerita bahwa dirinya bersama Baladewa statusnya sekarang adalah pengungsi. Lho kok ?

Dari cerita Kresna diketahui bahwa sekarang ini negri Dwarawati diduduki oleh Bambang Asmarasanto atau Prabu Asmarasanta dari negri Ngawiat. Dalam menduduki Dwarawati, Prabu Asmarasanto tidak menggunakan cara-cara layaknya satria yaitu mengirimkan surat tantangan. Penyerbuan dilakukan pada malam hari. Pada saat itu Kresna dan Baladewa, yang saat itu sedang mengunjungi Dwarawati, kalah bertanding dengan Prabu Asmarasanta.

Dan setelah kekalahan itu, tiada lain tujuan mereka adalah adik-adiknya para Pandawa di Amarta untuk minta pertolongan dalam mengusir dan memusnahkan Prabu Asmarasanta dari negri Dwarawati.

Dimintai pertolongan oleh Kresna, Puntadewa malah menangis. Ternyata berdasarkan tutur dari Puntadewa saat itupun Amarta tengah dilanda duka sehingga dia tidak bisa menolong Kresna. Setelah didesak oleh Kresna, Puntadewa mengabarkan bahwa Amarta berduka karena Semar mengalami sakit dan belum sembuh-sembuh.

Terjadi eyel-eyelan.

“Semar tuh cuman satu orang dan hanya seorang abdi, kalau dibandingkan dengan rakyat se Dwarawati, apakah Adi tega tidak membantu Kakang” sengit suara Kresna

“Kakang Krena tahu, bagaimana besar jasa dan pengabdian seorang Semar Badranaya terhadap Pandawa bahkan terhadap Kakang berdua. Alangkah tidak berbudinya saya kalau saya meninggalkan Semar dalam kondisi itu. Kami para Pandawa sungguh sangat sedih karena Beliau sedang sakit” pelan Puntadewa berujar.

“Bagaimana kalau satu bulan Semar belum sembuh?” tanya Kresna

“Saya tetap akan menunggunya”lirih Yudhistira

“Kalau satu tahun?”

“Saya tetap belum bisa membantu Kakang”

“Adi tuh gimana. Kakang hanya meminta bantuan ini saja Adi tidak menyanggupi. Ingat, berapa ratus kali Kakang ikut sibuk dan membantu kalian para Pandawa saat menghadapi kesulitan dimasa yang lampau. Ini namanya kalian menyepelekan Kakang!”

“Iya Adi, Kakangmu Kresna benar. Aku, Baladewa, dengan sangat juga meminta pertolonan dari kalian untuk membantu kami dalam memberantas musuh.”

Puntadewa tetap keras hati, tidak goyah.

“Perkataan seorang narendra tidak bisa berubah-ubah kakang”

Tiba-tiba Bima yang selama debat tadi hanya berdiam diri, kemudian ikut bicara

“Aku sanggup bantu kalian Jlitheng dan Bule Kakangku. Tidak usah minta ijin dari kakakku yang penakut itu. Ayo mari kita ke Dwarawati membasmi si Prabu siapa tadi”

Begitu kata terakhir Bima selesai, terlihat badan Puntadewa menggigil. Keringat sebesar kelereng mengalir deras dari sekujur tubuhnya. Dan kemudian tiba-tiba Puntadewa jatuh dari singgasana dan kemudian pingsan.

Arjuna, Bima, Setyaki dan punggawa yang berada disekitar situ berteriak dan panik.

Bagaimana kelanjutan cerita ini ?

Silahkan Menikmatinya persembahan Singo Barong oleh Ki Nartosabdho

 

Update terakhir new upload : 29032014

http://www.4shared.com/folder/f__i_aOa/120.html

Jumlah File : 7 File

Advertisements

6 thoughts on “KNS : Semar maneges”

  1. Tulisan sinopsis diatas kok kacau balau itu menulisnya yang kacau balau atau ada tangan2 jahil yang iseng ngobrak abrik Mas ?

  2. wah pengen melestarikan budaya wayang wae kok angel temen!!!! pengen ngunduh wae kudu nganggo pasword…. wah kapan iso lestari ngunduh we di gawe ruwet angel angelan…

  3. wah gak bener nih… mending dibungkus saja blognya…budaya medit pait ini tur kikrik…kathik dipassword segala…wis pindah pindah..sing nduwe pait

  4. Tidak ada niatan untuk ‘nge-ngel-angel’ dengan diadakannya ‘password’, mari kita bergabung dengan PPW Milis wayangprabu.com, semuanya dapat dirembug-dimusyawarahkan di Milis PPW daftarkan diri sebagai anggota PPW dengan ‘joint’ atau kirimkan ke roni.subari@yahoo.com. Terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s