Ki Narto Sabdho: Dasamuka Lahir (Sastrojendroyuningrat)


Lakon ini beberapa waktu yang lalu pernah saya posting di WP, tapi karena sumbernya waktu itu tidak lengkap maka kali ini saya coba posting lagi dengan versi lengkapnya. lakon ini masih sumbangan dari mas Mustafa (Citayam-Depok).

Ringkasan Cerita:


Cerita ini dapat juga disebut sebagai cerita Alap-alap Sukesi atau lahirnya Rahwana sampai Sarpakenaka. Merupakan petikan babad Lokapala yang di dalamnya mengandung mutiara yang sangat berharga. Kerajaan Lokapala pada waktu itu diperintah oleh Danaraja atau Danapati yang belum mempunyai permaisuri. Karena itu ia ingin memasuki sayembara perang melawan Jambu Mangli kemenakan Prabu Sumali Raja dari negara Alengka yang kalau menang dapat mempersunting Dewi Sukesi putri Sumali Raja. Sebelum Danapati berangkat, ayahnya yang bernama Begawan atau Resi Wisrawa datang, menyanggupkan diri menyelesaikan persoalan tersebut karena Sumali raja adalah teman baik dari Wisrawa.

Pada waktu yang bersamaan, Prabu Wisamarta dari Negara Madiantara juga melawat ke Alengka dengan maksud yang sama. Di tengah jalan, wadia bala Madiantara terlibat perang dengan balatentara Lokapala yang menjaga wilayahnya. Sehingga, wadia Madiantara mengambil jalan yang lain, akhirnya Wisamarta kalah dengan Jambu Mangli. Dalam perjalanan ke Alengka, Begawan Wisrawa bertemu dengan Prabu Partakusuma dari Medanggiri. Setelah diketahui maksud masing2 yang tunggal tujuan, terjadilah perang, akhirnya Partakusuma lari. Mengingat betapa berat bahaya yang dihadapi Negara Alengka, maka oleh Sumali Raja Sukesi disyogakan untuk menerima pinangan dari salah satu di antara para raja yang telah melamarnya. Dalam hal ini, Sukesi menyatakan bahwa ia hanya mau menikah dengan seorang yang dapat membeberkan wedaran Sastra Jendra Yuningrat Pangruwating Diyu. Kemudian datanglah Wisrawa dan terbukti Wisrawa dapat memenuhi persyaratan Sukesi. Karena peristiwa tersebut, menurut Hyang Guru …Wisrawa harus menerima pameleh (bhs. Jawa). Hyang Guru manunggal dengan Wisrawa dan Dewi Uma dengan Sukesi. Karenanya Sukesi jatuh hati pada Wisrawa walaupun berulang diingatkan bahwa Wisrawa adalah calon mertuanya.

Syahdan, Bagaimana klimaks dari Lakon ini, Bagaimana pula jalan yang ditempuh oleh Danapati terhadap orang tuanya?

Monggo sami dipun nikmati:

Wonten Mriki

 

Update terakhir new upload : 29032014

http://www.4shared.com/folder/FiFtBJRN/22_online.html

Jumlah File : 16 File

Advertisements

5 thoughts on “Ki Narto Sabdho: Dasamuka Lahir (Sastrojendroyuningrat)”

  1. critane sedih banget nggih …opo yo ono sing kedadeyan tenan wonten ngalam ndonyo mriki…amit2 jabang bayi……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s