Ki Hadi Sugito : Wahyu Ekajati


Lakon wayang oleh Ki Hadi Sugito ini sudah cukup lama beredar di internet, awalnya di Youtube.Namun sayang di bagian akhir rekaman terpotong alias tidak tuntas.

Ki Hadi Sugito - Wahyu Ekajati

Karena audio adalah hasil rip dari video yang dipenggal, maka durasi per file adalah sesuai dengan penggalan video di youtube. Memang agak mengganggu sih, namun masih asyik kok untuk di nikmati. Apalagi Ki Hadi membawakannya dengan mantab dan penuh banyolan-banyolan yang segar dan menggelitik.

Lakon ini menceritakan tentang pencarian “Wahyu Ekajati” yang melibatkan Pandawa dan Kurawa, Kresna dan Baladewa serta campur tangan Bathari Durga.

Ki HS

Begini ceritanya :

Di Negara Dwarawati, Raden Samba mengiringi Prabu Baladewa ke hadapan Prabu Kresna yang didampingi oleh Patih Udawa dan adiknya Setyaki. Prabu Kresna memanggil Prabu Baladewa, kakaknya, karena ingin dimintai pendapatnya atas permasalahan yang tengah dihadapinya. Kemudian Kresna menjelaskan kepada Baladewa bahwa dia tengah ditangisi oleh Anak dan Mantunya, Dewi Siti Sundari dan Abimanyu, karena suatu hal. Dan itu akan dapat diselesaikan melalui bantuan Prabu Baladewa. Apa itu ?

Seperti diketahui bahwa Prabu Kresna sebelumnya telah mengadakan pesta perkawinan antara putrinya, Siti Sundari, dengan putra Arjuna, Abimanyu (lihat lakon Abimanyu Krama). Abimanyu dan istrinya kemudian menempati wilayah Tanjung Anom. Berdasarkan wangsit yang diperolehnya, negri Tanjung Anom akan menemukan kejayaan bila memenuhi persyaratan-persyaratan :

  • Memperoleh wahyu ekajati,
  • Pusaka Jamus kalimasada dibacakan di Tanjung Anom,
  • Kembang Wijaya Kusuma (pusaka Kresna),
  • Pusaka senjata Nenggala (pusaka Mandura)

Kenapa harus ada 4 persyaratan itu ? Silahkan ikuti penjelasan dari Prabu Baladewa :D

Namun setelah bubar pertemuan itu, terjadi hal-hal yang sungguh menghebohkan dan aneh. Di tengah perjalanan Prabu Baladewa dicegat oleh Setyaki dan Udawa yang mewartakan kejadian di Dwarawati. Laporan dari mereka berdua bahwa ada mata-mata yang memasuki Dwarawati dan membawa pusaka Kraton Kembang Wijaya Kusuma, namun yang aneh adalah bahwa mata-mata itu adalah Semar. Prabu Baladewa tidak mempercayai tuduhan itu, sehingga untuk membuktikan kemudian dia akan mencari dimana larinya mata-mata yang diduga adalah Semar.

Sementara itu Duryudana, Sengkuni dan Durna menerima “Semar”. Ternyata itu semua adalah rekayasa Durna untuk menghancurkan Pandawa dan memulyakan Kurawa. Siapa “Semar” sebenarnya, dan siapa dibalik kejadian itu semua ?

Ikuti sajakelanjutan lakon “Wahyu Ekajati” ini

Pokoknya dijamin rame deh …

Advertisements

2 thoughts on “Ki Hadi Sugito : Wahyu Ekajati”

  1. kangmas, nyuwun lakon wisanggeni lair ki hadi sugito, soale ngefans entek entekan karo wisanggeni je.
    kanggoku ki hadi sugito will never die

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s