Narasi: Karno Tanding (Ki Narto Sabdho)


Nyuwun sewu mas Prabu; Saya ini habis bertemu dengan mas Bramantyo (tugas di Kaltim) di Bogor. Beliau menitipkan sebuah narasi dari cerita Karno Tanding untuk di post-kan….ya saya sanggupi aja. Beliau sebetulnya punya beberapa cerita wayang kulit dari Ki Narto Sabdho…sayang waktu pindahan besar-besaran kaset2nya pada ketlisut…dan salah satu lakonnya (Sastro Jendroyuningrat) akan saya upload minggu depan (Senin 13 Juli 2009)…dan itu pun tidak lengkap karena 3 kaset masih dalam pencarian…nggak apa-apa mungkin dapat menambah koleksi.

Narasinya sebagai berikut:

Setelah gugurnya sementara senapati Astina dalam kancah perang Barata, termasuk Resi Bisma dan guru Durna, semakin sedihlah hati Suyudana. Kesedihan yang tak ter-redakan itu menimbulkan kekhawatiran akan kehilangan Dewi Banuwati. Oleh karenanya, Dursasana ditugaskan kembali ke Astinapura untuk menjaga keamanan Dewi banuwati, tetapi setelah Dursasana bertemu dengan Dewi Banuwati terjadi sengketa kata, sehingga Banuwati lari tidak sudi berhadapan dengan Dursasana. Sedang Dursasana sendiri karena terkena kata-kata pedas dari Dewi Banuwati, tanpa menanti perintah Suyudana terjunke kancah ayuda di gelanggang Kurusetra. Malang bagi Dursasana, ia mati ditangan Bratasena dan darahnya kemudian dikumpulkan untuk mencuci rambut Dewi Drupadi. Sesuai dengan prasetia sang dewi pada waktu Pandawa kalah dadu.

Suyudana semakin kecil hatinya dan sangat bingung untuk memilih senapati sakti yang dapat mengatasi kesaktian para Pandawa. Atas kemauannya sendiri Karna mohon dijadikan senapati dengan syarat keretanya harus dikemudikan Prabu Salya. Melalui perdebatan sengit, akhirnya Prabu Salya rela menjadi kusir. Di pihak Pandawa Kresna menunjuk Harjuna untuk menandingi Karna, sedang tandingan kusir Salya ialah Kresna pribadi. Syahdan; Karna gugur bertanding Harjuna.

Waranggana: Nyi Ngatirah, Nyi Maryati, Nyi Suryati dan Nyi Anggana Sulaksmi.

Dan link-nya tetap seperti sebelumnya: Di sini

 

 

Update terakhir new upload : 29032014

http://www.4shared.com/folder/bKOO8sXF/16_online.html

Jumlah File : 4 File

Advertisements

4 thoughts on “Narasi: Karno Tanding (Ki Narto Sabdho)”

  1. karno tandingnya mbah narto, adalah salah satu yg terbaik pedalangannya.. perang dilantunkan dlm seni wayang kulit.. seni sabdo-nya mbah narto..

    di dlm alkur’an pun juga ada kisah perang yg bissa dilantunkan dlm seni baca kur’an..

    perang vietnam, perang irak, afganistan, dll.. sdh difilmkan.. perang saling bunuh dijadikan seni tontonan menarik..

    perang perebutkan pria / wanita idaman juga ada… perang dagang juga ada..

    tapi yg paling uuenak ialah perang BRONTOYUDO..
    matur nuwun.. kula tumut ngundhuh..
    salam, prayoga
    —————————————————
    Trima kasih mas awit kawigatosanipun…..
    Sanes BRONTOYUDO mas…..istilah ini sering diucapkan oleh para dalang tlatah Yogyakarta….
    Kalo versi Surakarta nyebutnya BAROTOYUDO (Baratayuda)……mengambil sanepan yang artinya peperangan antara darah BARATA (Raja Pendiri Astina)……
    Begicccuuuu mas….

    Listantoedy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s