Ebook Wayang : Serat Sastra Miruda


Setiap mengawali pagelaran wayang, dalang selalu melantunkan “janturan”, mengawali lakon melalui penjelasan tentang negri dan tokoh yang akan menjadi aktor utama dari lakon.

Syuh rep data winata. Anenggih wau kocapa, nagari ing pundi ingkang kaeka adi dasa purwa. Eka, marang sawiji, adi marang aluwih, dasa marang sepuluh, purwa marang kawitan. Sanadyan kathah titahing Dewa, ingkang kasangga ing pratiwi, kaungkulan akasa, kapit ing samudralaya, kathah ingkang anggana raras, boten wonten kados ing nagari A. Mila kinarya bubukaning carita, angupayaa nagari satus datan wonten kakalih, sewu datan antuk sadasa. Dhasar nagari panjang apunjung, pasir awukir loh jinawi, gemah aripah, karta tur raharja.

Panjang marang dawa, dene nagara A dawa ucap-ucapane. Panjang marang luhur, anyata nagara A luhur kawibawane. …….

Cover Sastramiruda

Ebook ini cukup lengkap menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan pedalangan dan sekilas sejarah pewayangan terutama di tanah Jawa. Cukup bagus untuk dijadikan pelajaran dan referensi bagi yang ingin mempelajari pedalangan dan pewayangan.

Silahkan dipelajari disini.

Mohon maaf bila scannya belum selesai semuanya. Bila berkenan silahkan tunggu kelanjutannya.

Matur nuwun.

Ebook Wayang : Bab Natah sarta Nyungging Ringgit Wacucal


Berikut saya sharing ebook yang merupakan keluaran dari Balai Pustaka mengenai “Bab Natah sarta Nyungging Ringgit Wacucal”. Cukup bagus untuk referensi bagi yang ingin berkarya di dunia pewayangan khusunya dalam hal membuat, menatah dan menyungging wayang kulit. Pun saya pernah menemukan dan membaca, buku ini dijadikan sebagai referensi oleh mahasiswa dalam membuat skripsi atau tesis.

Bab Natah & Nyungging Wayang

Sementara saya scan yang bahasa indonesia dulu.

Silahkan bagi yang berminat dapat diunduh disini.

Ki Nartosabdho : Bambang Sakri Krama


Koleksi dari Mas Imam yang lain berjudul “Bambang Sakri Krama” masih dengan dalang Ki Nartosabdho. Memang Mas Imam kan pecinta dan pengagum mbah Nartosabdho, begitupun saya :)

Matur nuwun Mas Imam …

Audio Filenya silahkan dinikmati disini.

Nartosabdho BSK

Mas Imam juga telah membuat ringkasan ceritanya sebagai berikut :

Adegan Negara Tabelasuket.

Prabu Partawijaya duduk di Sitihinggil, dihadap segenap narapraja, brahmana Sabdamuni, Patih Renggabadra, permaisuri Dewi Rati dan puterinya Dewi Sakti. Sang Prabu sangat prihatin memikirkan nasib Negara Tabelasuket yang sedang ditimpa malapetaka, wabah penyakit merajalela, rakyat menderita. Kesedihan itu ditambah pula karena Dewi Sakti sudah lama kehilangan kegembiraan, lupa makan lupa tidur, bahkan pada hari itu sepatah katapun tak terucapkan. Ternyata sang putrid merindukan seorang ksatria Bambang Sakri yang hadir dalam impiannya bebrapa waktu yang lalu.

Prabu Partawijaya minta pendapat Brahmana Sabdamuni, sarana apakah kiranya untuk mengatasi malapetaka yang menimpa Negara dan keruwetan yang dihadapi oleh puterinya. Sang Brahmana menyarankan agar Prabu Partawijaya pergi ke pertapaan Saptaarga, minta pertolongan kepada Resi Manumanasa, seorang pendeta yang tersohor bijaksana, suka memberi pertolongan kepada sesame manusia. Beliaulah yang dapat memberantas malapetaka yang menimpa Negara Tabelasuket. Disamping itu, ksatria yang dirindukan oleh Dewi Sakti adalah cucu Resi Manumanasa. Prabu Partawijaya senang sekali mendengar saran Brahmana Sabdamuni, maka pada hari itu juga beliau berangkat ke pertapaan Saptaarga.

Continue reading Ki Nartosabdho : Bambang Sakri Krama

Ki Nartosabdho : Bale Golo-Golo


Satu lagi koleksi pagelaran wayang dari dalang legendaris Ki Nartosabdho yang disharing oleh Mas Imam, berjudul “Bale Golo-Golo”.

Tentu para pecinta wayang sudah faham dan mengerti bagaimana jalan cerita lakon ini. Bagaimana tipu daya Kurawa terhadap Pandhawa untuk tetap mengangkangi negara yang bukan menjadi hak miliknya. Bagaimana kelicikan seorang Sengkuni yang mengatur strategi pemusnahan keluarga Pandhawa. Dan Bagaimana akhirnya semua rencana dan harapan hanyalah sebatas angan dan dilaksanakan semata, namun hasil akhir Tuhan Yang Maha Kuasa-lah yang akhirnya menentukan.

gunungan pandawa kurawa

Audio disharing disini

Untuk memperluas wawasan, disampaikan sudut pandangan lain dari seorang Gus Dur setelah menyaksikan pagelaran wayang lakon Bale Golo-Golo oleh dalang Ki Enthus Susmono tahun 2004.

Menikmati Pagelaran Wayang Kulit
Oleh: KH. Abdurrahman Wahid

Jumat, 16 Juli 2004
Dua minggu lalu, pada permulaan rangkaian acara Harlah ke-6 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kawan-kawan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai tersebut menyelenggarakan pagelaran wayang kulit di rumah penulis, Ciganjur. Dalangnya adalah Ki Enthus Susmono, dengan bintang tamu trio Yati Pesek, Timbul dan Marwoto. Lakon yang digelar adalah “Bale Sigolo-golo”. Inti ceritanya adalah bagaimana rencana Adipati Destrarata, untuk mengembalikan anak-anak Prabu Pandu (Pandawa) ke tahta kerajaan di Astina. Namun, Patih Sengkuni “berhasil” mengagalkan hal itu dengan cara membuat Pandawa mabuk dengan minuman keras dan terbaring tidak sadarkan diri di atas balai-balai (bale sigolo-golo) untuk merayakan kenaikan tahta Puntadewa tersebut. Bale Sigolo-golo itu dibuat dari bahan yang mudah terbakar dan kemudian Sengkuni membakarnya. Baik Pandawa dan Ibu mereka, Kunthi Talibrata, diselamatkan oleh seekor musang putih dan Bratasena.
Continue reading Ki Nartosabdho : Bale Golo-Golo

Ki Sugino Siswocarito : Bawor Dadi Guru


Kembali dari koleksi Mas Bawor Samhan, berikut adalah pagelaran wayang Banyumas oleh dalang kondang Ki Sugino Siswocarito berjudul “Bawor Dadi Guru”.

bawor

  1. Bawor Dadi Guru 1
  2. Bawor Dadi Guru 2
  3. Bawor Dadi Guru 3
  4. Bawor Dadi Guru 4
  5. Bawor Dadi Guru 5
  6. Bawor Dadi Guru 6
  7. Bawor Dadi Guru 7
  8. Bawor Dadi Guru 8

Matur nuwun Mas Bawor Samhan.

Ki Sugino Siswocarito : Petruk Gugat


Lakon ini adalah koleksi dari Mas Bawor Samhan berjudul “Petruk Gugat” yang didalangi oleh dalang senior dan terkenal dari Banyumas yaitu Ki Sugino siswocarito.

Petruk

Ada dua lakon lagi yang telah disharing. Menyusul.

Karena belum ditempatkan dalam satu folder, maka disharing per file saja :

  1. Petruk Gugat 1
  2. Petruk Gugat 2
  3. Petruk Gugat 3
  4. Petruk Gugat 4
  5. Petruk Gugat 5
  6. Petruk Gugat 6
  7. Petruk Gugat 7
  8. Petruk Gugat 8

Matur nuwun Mas Bawor.