KTCM-Ki Timbul Cermo Manggolo

Audio dan Video pagelaran wayang bersama

Ki Timbul Cermo Manggolo (Ki Timbul Hadiprayitno)

001.Kresna Gugah (10) http://indonesiawayang.com/2010/08/16/kth-kresna-gugah/
002.Kresna Duta (21) http://indonesiawayang.com/2010/08/27/ktcm-kresna-duta/
003.Kresna Duta (16) http://indonesiawayang.com/2010/08/27/ktcm-kresna-duta/
004.Seto Gugur (15) http://indonesiawayang.com/2011/09/21/ktcm-lakon-bismo-gugur-seto-gugur/
005.Abimanyu Gugur (8) http://indonesiawayang.com/2010/08/27/ktcm-baratayudha/
006.Durna Gugur (8) http://indonesiawayang.com/2010/08/26/ktcm-pandita-durna/
007.Gatotkaca Gugur (22) http://indonesiawayang.com/2010/08/25/ktcm-lakon-gatotkaca/
008.Karno Tanding (24) http://indonesiawayang.com/2010/08/27/ktcm-baratayudha/
009.Suyudana Gugur (8) http://indonesiawayang.com/2010/08/26/ktcm-rubuhan-duryudana-gugur/
010.Suyudana Gugur (Live) (8) http://indonesiawayang.com/2011/07/30/ktcm-duryudono-gugur-live/
011.Banjaran Abimanyu (10) http://indonesiawayang.com/2010/08/24/ktcm-banjaran-abimanyu/
012.Banjaran Arjuna (20) http://indonesiawayang.com/2010/08/24/ktcm-banjaran-arjuna/
013.Banjaran Bimasena (17) http://indonesiawayang.com/2010/08/29/ktcm-banjaran-11-lakon/
014.Banjaran Duryudana (19) http://indonesiawayang.com/2010/08/26/ktcm-rubuhan-duryudana-gugur/
015.Banjaran Gatotkaca (17) http://indonesiawayang.com/2010/08/25/ktcm-lakon-gatotkaca/
016.Banjaran Hanoman (18) http://indonesiawayang.com/2010/08/29/ktcm-banjaran-11-lakon/
017.Banjaran Karno (19) http://indonesiawayang.com/2010/08/29/ktcm-banjaran-11-lakon/
018.Banjaran Kumbakarna (18) http://indonesiawayang.com/2010/08/29/ktcm-banjaran-11-lakon/
019.Banjaran Pandita Durna (19) http://indonesiawayang.com/2010/08/26/ktcm-pandita-durna/
020.Banjaran Prabu Baladewa (17) http://indonesiawayang.com/2010/08/29/ktcm-banjaran-11-lakon/
021.Banjaran Rahwana (15) http://indonesiawayang.com/2010/10/28/ktcm-banjaran-rahwana/
022.Banjaran Sengkuni (15) http://indonesiawayang.com/2010/08/29/ktcm-banjaran-11-lakon/
023.Anoman Takon Swarga (12) http://indonesiawayang.com/2010/08/23/ktcm-anoman-takon-swarga/
024.Antareja Begal (14)  http://indonesiawayang.com/2011/08/26/ktcm-antareja-begal/
025.Antasena takon bapa (8) http://indonesiawayang.com/2010/08/23/ktcm-antasena-takon-bapa/
026.Antasena Takon Bapa (16) http://indonesiawayang.com/2010/08/23/ktcm-antasena-takon-bapa/
027.Begawan Ciptaning (13) http://indonesiawayang.com/2010/08/31/ktcm-begawan-ciptaning/
030.Gatotkaca Kendaga (15)  http://indonesiawayang.com/2011/08/26/ktcm-gatutkaca-kendaga/
031.Gatotkaca Krama (8) http://indonesiawayang.com/2010/08/25/ktcm-lakon-gatotkaca/
032.Gatotkaca Krama (15) http://indonesiawayang.com/2010/08/25/ktcm-lakon-gatotkaca/
033.Permadi Krama (10)  http://indonesiawayang.com/2010/09/03/ktcm-permadi-krama/
034.Kresna Malang Dewa (16)  http://indonesiawayang.com/2012/09/06/ktcm-lakon-kresno-malang-dewo-audio/
035.Wisanggeni Krama (16) http://indonesiawayang.com/2010/09/04/ktcm-wisanggeni-krama/
036.Sembodro Ratu (16)  http://indonesiawayang.com/2011/08/26/ktcm-sembodro-ratu/
037.Semar Boyong (10)  http://indonesiawayang.com/2010/09/06/ktcm-semar-boyong/
038.Sesaji Rajasuya (16)  http://indonesiawayang.com/2010/09/05/ktcm-sesaji-rajasuya/
039.Pasar Anyar Ngastina (15) http://indonesiawayang.com/2010/09/02/ktcm-pasar-anyar-ngastina/
040.Kuncara Manik (15) http://indonesiawayang.com/2010/09/02/ktcm-kuncoro-manik/
041.Puspita Dewa Retna (12) http://indonesiawayang.com/2010/09/03/ktcm-puspita-dewa-retna/
042.Satria Pinilih (15)  http://indonesiawayang.com/2010/09/07/ktcm-satria-pinilih/
043.Setya Wening (10)  http://indonesiawayang.com/2010/09/08/ktcm-setya-wening/
070.Wisnu Ratu (13)  http://indonesiawayang.com/2010/09/07/ktcm-wisnu-ratu/
071.Rabine Wisnu (8)  http://indonesiawayang.com/2011/11/10/ktcm-rabine-wisnu/
072.Prabu Watu Gunung (16) http://indonesiawayang.com/2010/08/30/ktcm-prabu-watu-gunung/
073.Kuntul Wilanten (8)  http://indonesiawayang.com/2012/05/13/ki-timbul-hadiprayitno-kuntulwilanten/
080.Wahyu Cahyo Wacono (6)  http://indonesiawayang.com/2011/01/31/ktcm-wahyu-cahyo-wacono/
081.Wahyu Imandaya Nutuh (12)  http://indonesiawayang.com/2010/09/06/ktcm-lakon-wahyu/
082.Wahyu Setyo Wacono (7) http://indonesiawayang.com/2010/04/20/wahyu-setyo-wacono/
083.Wahyu Widayat (16)  http://indonesiawayang.com/2010/09/06/ktcm-lakon-wahyu/
084.Kalima Husada (11) http://indonesiawayang.com/2010/08/31/ktcm-kalima-husada/
090.Lokapala Bedah (17) http://indonesiawayang.com/2010/08/30/ktcm-bedah-lokapala/
091.Rama Tambak (10) http://indonesiawayang.com/2010/09/04/ktcm-rama/
092.Rama Nitik (16) http://indonesiawayang.com/2010/09/04/ktcm-rama/
093.Rama Nitis (16) http://indonesiawayang.com/2010/09/04/ktcm-rama/
099.Dasamuka Lena (17)  http://indonesiawayang.com/2011/08/26/ktcm-dasamuka-lena/

VIDEO WAYANG KTCM :

 

tug-of-war1

Ki Timbul Hadiprayitno atau kini M.W Timbul Cermo Manggala tergolong dalang paling senior dan masih aktif sampai sekarang. Lahir di desa Jenar, Bagelan, Purworejo pada tahun 1932. Darah seni dan bakatnya mendalang harus diakui tidak datang secara tiba-tiba, meskipun jelas dari garis keturunannya. Pada awalnya Timbul yang masih bocah itu memang sudah menunjukkan kelebihannya dalam bermain wayang.

Kemampuan ini di dapat dari kakeknya, Ki Gunawarto. Di dorong oleh motivasinya yang tinggi, pada tahun 1956, Timbul masuk ke Habirandha keraton Yogyakarta. Di sekolah pedalangan milik keraton inilah Timbul mendapatkan gemblengan, pengetahuan baik teori, retorika serta filsafat tentang wayang yang menjadi bekalnya kemudian sebagai dalang. Kerja kerasnya tidak sia-sia. Mula-mula Timbul menggelar pementasanya di daerahnya. Eksistensinya sebagai dalang semakin mendpat pengakuan luas, terbukti kemudian Ki Timbul menguasai Yogya bagian Selatan, Utara, Timur dan Barat Namanya terus melambung.

Pada dekace 80-an, Ki Timbul melawat ke Lampung, Lombok, dan ke London (Inggris). Banyak lakon yang sudah digarapnya disamping menyajikan lakon-lakon baku yang sudah ada. Sebagai dalang Ki Timbul menampakkan cirinya yang khas yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecintanya: sabet, filsafat serta kesetiaannya yang tidak bisa ditawar pada dunia seni pewayangan klasik Yogyakarta. Prinsip ini seakan tidak tergoyahkan bahkan sampai sekarang ketika para dalang-dalang muda bermunculan. Atas keseniannya, Kti Timbul sejak tahun 1986 mengajar di ISI Yogyakarta.

Adapun berkait dengan penghargaan, Ki Timbul Hadiprayitno pernah menerimanya dari Mendikbud RI, Kodam V Brawijaya Jatim, Polda Jateng, TVRI Stasiun Yogyakarta, RRI Nusantara II, Pemda Bantul, Fakultas Sastra UGM, mingguan Buana Minggu Jakarta, Pepadi dan masih banyak lainnya. Sementara dari Keraton Yogyakarta tempat dimana ia mengabdikan dirinya sebagai abdi dalem, Ki Timbul Hadiprayitno mendapat anugerah nama M.W. Timbul Cermo Manggala, dan budaya dalam serat bratayuda (Cetakan I terbit Maret 2004), Teori Estetika untuk Seni Pedalangan (Cetakan I, terbit September 204).

Selain itu juga mengerjakan penulisan Naskah dan Karya Seni, antara lain Smaradahana (1995), Ontran-ontran Mandura (1996), Dewa Ruci (1997), Prigiwa-Pregiwati (1997), Babad Alas Mertani (1999), Harjuna Wijimulya (2000), Sang Palasara (2001), Apologi Rama (2001) Tele Wayang serial Gathutkaca (1999-2000). Pengalaman dalam program Pengabdian Masyarakat : Tim Penyuluhan Seni ISI Yogyakarta bidang seni pedalangan di DIY dan sekitarnya (1999 s/d 2001); Ketua PEPADI (Perstuan Dalang Indonesia) Prop. DIY dua periode sejak 1998 – 2001 dan 2001 – 2004; Anggota Dewan Kebijaksanaan SENA WANGI Jakarta (2001-2004); Ketua tim Sibermas ISI Yogyakarta (2001-2004) di Kab Gunung Kidul DIY Ketua Pendampingan UKM Perajin Kulit di Kec. Pajangan Bantul, Yogyakarta (2001).

Pengalaman misi luar negeri : 1989 ke London sebagai tim editing film wayang The Crown of Roma, 1997 ke India dalam rangka workshop and Exhibition Indian and South East of Asia Tribal Art.

http://sudarjanto.multiply.com/journal/item/307/Ki_Timbul_Hadiprayitno

(Mulai no 8 adalah koleksi Radio Swara Kenanga Jogja)